Ngaku Korban PHK Saat Pandemi, Pemuda di Jambi Nekat Curi Kotak Amal Masjid

Ferdi Almunanda - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 23:59 WIB
Jambi -

Dua pemuda di Jambi diringkus oleh Tim reskrim Polsek Jambi Timur, Kota Jambi setelah melakukan pencurian kotak amal di masjid. Aksi pencurian kotak amal itu bahkan terekam oleh CCTV masjid sehingga mempermudah polisi menangkap para pelaku.

"Jadi modus pelaku itu pura-pura salat subuh, sepertinya kedua pelaku ini sudah spesialis, lantaran aksi pencurian kotak amal ini dilakukan para pelaku sebanyak 2 kali di masjid yang sama," kata Kapolsek Jambi Timur, AKP Hendra Manurung kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

Aksi pencurian kotak amal masjid itu dilakukan kedua pelaku pada Sabtu (24/7) tidak berselang lama, kedua pelaku kemudian melakukan aksi kembali pada Kamis (29/7). Hingga akhirnya para pelaku berhasil diringkus oleh polisi.

"Karena aksi pertama berhasil, kemudian pelaku ini melakukan aksi kedua kalinya, lagi-lagi berhasil. Setelah adanya laporan aksi pencurian itu, akhirnya para pelaku berhasil kita ringkus di kediaman mereka masing-masing," ujar Hendra.

Diterangkan Hendra, para pelaku ini awalnya melakukan pencurian kotak amal itu berdua. Selanjutnya, para pelaku kembali melakukan aksi serupa dengan mengajak salah seorang rekannya yang merupakan anak di bawah umur. Dari aksi yang dilakukan oleh mereka itu, uang kotak amal di masjid senilai Rp 8 juta rupiah berhasil dibawa kabur.

"Lantaran pelaku satunya adalah anak dibawa umur dan dibawa oleh kedua pelaku, maka dari itu untuk pelaku anak di bawah umur tetap kita proses namun dengan cara proses berbeda. Kalau kedua pelaku lainnya kita proses sebagaimana mestinya. Mereka ini melakukan pencurian kotak amal itu juga dengan cara dicongkel menggunakan linggis,'' kata Hendra.

Sementara, dari pengakuan salah seorang pelaku, bahwa aksi pencurian kotak amal itu dilakukan lantaran dirinya menjadi korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Pelaku itu mengaku jika ia di PHK dari salah satu tempat kerja saat di masa pandemi COVID-19.

"Iya, itu kan dari pengakuannya, kalau satu orang pelaku itu jadi korban PHK, dia di PHK di tempat toko Roti gitu, ya mungkin karena ada pengurangan karyawan kan di masa pandemi Corona ini. Tetapi kan itu hanya pengakuannya, belum sampai kita telusuri kesitu, yang jelas apa yang dilakukan pelaku itu tetap salah lantaran melakukan pencurian kotak amal," ujar Hendra.

(dwia/dwia)