Jokowi: Pilihan Masyarakat-Pemerintah Sama, Hadapi Ancaman Jiwa dan Ekonomi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 19:22 WIB
Presiden Jokowi setelah disuntik vaksin Corona
Presiden Jokowi (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Jokowi memperpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus. Jokowi menyatakan pilihan masyarakat dan pemerintah sama. Ada dua pilihan yang harus dipertimbangkan.

"Pilihan masyarakat dan pemerintah adalah sama, yaitu antara menghadapi ancaman keselamatan jiwa akibat COVID-19 dan menghadapi ancaman ekonomi, kehilangan mata pencaharian dan pekerjaan," kata Jokowi lewat siaran pers via kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/7/2021).

Dua pilihan itu, keselamatan jiwa dan keselamatan ekonomi, dihadapi dengan strategi 'gas dan rem'. Strateginya tidak monoton karena dinamika pandemi COVID-19 tidak selalu sama.

"Untuk itu, gas dan rem harus dilakukan secara dinamis sesuai perkembangan penyebaran COVID-19 di hari-hari terakhir," kata Jokowi.

Derajat pembatasan dalam PPKM diterapkan sesuai dengan kondisi per daerah dan sesuai dengan data pandemi. "Baik untuk kesehatan maupun perekonomian," kata Jokowi.

"Dalam situasi apa pun, kedisiplinan melaksanakan protokol kesehatan adalah kunci bagi kesehatan dan mata pencaharian masyarakat," kata dia.

Tiga pilar utama yang menjadi tumpuan kebijakan pemerintah menangani pandemi COVID-19 adalah sebagai berikut:

1. Kecepatan vaksinasi terutama pada wilayah-wilayah yang pusat mobilitas dan kegiatan ekonomi
2. Penerapan 3M yang masif di seluruh komponen masyarakat
3. Kegiatan testing, tracing, isolasi, dan treatment secara masif, termasuk menjaga BOR (bed occupancy ratio), penambahan fasilitas isolasi terpusat, serta menjamin ketersediaan obat dan pasokan oksigen.

Simak video 'Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus, Ini Alasannya':

[Gambas:Video 20detik]

(dnu/fjp)