PPKM Level 4 Makassar Berakhir Hari Ini, Kasus COVID-19 Masih Naik-Turun

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 12:10 WIB
Walkot Makassar Ramdhan Danny Pomanto. (Hermawan/detikcom)
Walkot Makassar Ramdhan 'Danny' Pomanto. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Makassar telah berakhir hari ini. Wali Kota Makassar Ramdhan 'Danny' Pomanto mengatakan pihaknya masih menunggu arahan pemerintah pusat untuk aturan selanjutnya, tapi kasus COVID-19 masih naik-turun.

"Menunggu perintah pusat seperti apa (aturan PPKM selanjutnya). Kan semua itu tergantung pusat," kata Danny kepada detikcom, Senin (2/8/2021).

Danny mengatakan pihaknya akan tetap memberlakukan pembatasan dan pengetatan protokol kesehatan (prokes), meski aturan pengetatan selanjutnya masih menunggu instruksi pusat. Kasus COVID-19 di Makassar selama PPKM level 4 masih mengalami naik-turun.

"Sebenarnya kan masalahnya bukan turun tidak, ini kan naik-turun, naik-turun (terus), hari ini 300 besok 600," ujarnya.

Karena tambahan kasus COVID-19 masih naik-turun, Danny menunggu arahan dari pemerintah pusat untuk penerapan aturan PPKM di wilayahnya.

"Tergantung pusat dulu, nanti pusat menentukan seperti apa baru kita rumuskan di bawah. Jadi posisi kita menunggu," tuturnya.

Sementara itu, guna menekan sebaran COVID-19 di Kota Makassar, Danny mengatakan pihaknya masih gencar melakukan tes antigen di rumah-rumah warga. Dia juga mempertimbangkan masukan warga agar tes antigen dilakukan melalui razia di warung kopi (warkop) hingga kafe.

"Ada blusukan orang bilang, 'Pak, diperbanyak antigen masyarakat, baik warung kopi maupun di jalanan,' saya bilang, 'Kami pertimbangkan.' Kan banyak tidak ketahuan, saya lebih cenderung di rumah-rumah, lebih cenderung saya di situ sebenarnya, sekarang banyak orang di rumah tidak ketahuan sakit itu yang bahaya,' paparnya.

Untuk diketahui, Danny telah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Makassar sejak 26 Juli lalu hingga hari ini. Dalam aturan itu di antaranya warung makan hingga pedagang kaki lima (PKL) boleh buka hingga pukul 22.00 Wita, sedangkan diskotek dan sejenisnya wajib tutup.

Danny mengungkapkan PPKM level 4 Makassar diterapkan karena terjadi peningkatan kasus COVID-19 dan Makassar kembali menjadi zona merah COVI-19. Meski kini Makassar berada dalam wilayah PPKM level 4, Danny menyebut aturan PPPKM level 4 Makassar lebih longgar dari PPKM mikro yang sebelumnya diterapkan.

"PPKM Level 4 ini justru jauh lebih bagus daripada PPKM mikro kemarin waktu kita zona oranye. Kenapa? Misalnya pedagang kaki 5 sekarang bisa (buka) sampai jam 10 malam, ada sektor-sektor yang bisa sampai jam 8 malam. Dulu (masa PPKM Mikro) kan kita cuma sampai jam 5. Sebenarnya lebih bagus," kata Danny ditemui di kediamannya di Makassar, Senin (26/7).

(hmw/nvl)