Belikan Ali Kolora Alat GPS, Anggota MIT Dihukum 3 Tahun Penjara

Andi Saputra - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 11:09 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi pengadilan (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora, SR (35) dihukum 3 tahun penjara. SR terbukti membantu membelikan Ali Kalora sebuah alat GPS merek Garmin untuk memandu pergerakan Ali di pedalaman Sulawesi.

Hal itu tertuang dalam putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang dilansir di websitenya, Senin (2/8/2021). Di mana kasus bermula saat SR mengikrarkan diri taat kepada ISIS. Pada 2017, SR dan istrinya siap-siap berangkat ke Suriah bergabung dengan ISIS.

Tapi teman-teman SR ditangkap Densus 88 dan SR langsung lari kocar-kacir. SR kemudian pindah-pindah dan terakhir mengontrak di Bekasi.

Untuk penghidupan, SR menjadi ojek online. Beberapa kali SR komunikasi dengan Ali Kolara dan Ali Kolara meminta dikirimi uang untuk bertahan hidup di pelarian. SR menyisihkan hasil narik ojek Rp 10 ribu/hari. Setelah terkumpul Rp 300 ribu uang itu dikirim ke anak buah Ali Kolara di Palu.

Pada Januari 2020, Ali Kalora mengontak SR meminta dibelikan Garmin. SR menyanggupi. Ali Kalora lewat anak buahnya kemudian mentrasfer Rp 5 juta ke SR.

SR buru-buru berangkat ke Glodok membeli Garmin. Alat GPS yang sangat presisi itu kemudian dipacking dan dikirim ke alamat yang diberikan Ali Kalora di Sulawesi Tengah. Namun paket Garmin itu terlacak Densus 88 dan diamankan sesampainya di Palu. SR akhirnya ikut diamankan Densus 88 dan diadili atas kejahatan terorisme.

"Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Percobaan Tindak Pidana Terorisme. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu berupa pidana penjara selama 3 tahun," kata majelis PN Jaktim.

Di mata majelis hakim, hal-hal yang memberatkan yaitu perbuatan SR tidak mendukung program pemerintah dalam upaya pemberantasan tindak pidana terorisme. Hal-hal yang meringankan SR mengakui terus terang perbuatannya.

"Terdakwa berlaku sopan dalam persidangan," ucap majelis hakim menyebutkan hal yang meringankan SR sehingga dihukum 1 tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa.

(asp/isa)