Curhat Penjual Warteg di Jakarta: PPKM Level 4 Jangan Diperpanjang!

Karin Nur Secha, Annisa Rizky Fadhila, Rakha Arliyanto Darmawan - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 21:55 WIB
Warteg di Jakarta Selatan
Warteg di Jakarta Selatan (Foto: Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah pedagang kali lima hingga penjual warteg di DKI Jakarta berharap agar PPKM level 4 tidak diperpanjang. Mereka mengatakan penerapan PPKM level 4 mengakibatkan penghasilannya menurun.

Permintaan itu disampaikan oleh salah seorang pedagang warteg di Jakarta Barat, Siti Julaeha (24). Dia mengeluhkan pendapatan menurun selama masa PPKM level 4 berlangsung.

"Ya jangan sampe (diperpanjang), nanti gimana ya pusing kita kan. Iya sekarang benar-benar turun drastis, ini turun banget apalagi kan nggak boleh makan lama-lama di tempat jadi ngaruh juga kan sama pendapatan, hampir 80% (pendapatan turun)," ungkap Siti saat ditemui di wartegnya di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (1/8/2021).

Siti juga mengungkapkan kendala bagi pengemudi ojek online yang tak bisa makan di lokasi di atas jam 20.00 WIB. Dia terpaksa tak melayani pembeli itu lantaran takut ditegur petugas.

"Sementara banyak ojek-ojek gitu makan di jalanan kan kasihan kita kan mau gimana lagi ya. Kalau kita ngebolehin makan di tempat ada dendanya, diangkutin Satpol PP ya gimana lagi ya. Orang ada yang nggak mau dibungkus juga. Ya kita mau gimana ya. Takut kena Satpol PP juga. Kalau customer nggak makan di sini ya kita pendapatannya mau gimana," ungkap Nur.

PKL Minta Win-win Solution

Curahan hati juga disampaikan oleh pedagang angkringan di Jakarta Barat, Nur (24) dan Akmal (22). Akmal meminta pemerintah memberikan solusi yang saling menguntungkan.

"Kami mau win-win solution," tegas Akmal saat ditemui detikcom di gerainya yang berlokasi di Jalan Anggrek Rosliana VII, Palmerah, Jakarta Barat.

Nur sebagai rekan kerjanya, berharap pemerintah dapat memberikan kebijakan yang lebih tepat khususnya terhadap pedagang kecil. Dia berharap agar PPKM level 4 tidak dilanjutkan.

"Maunya sih ke depannya kalau PPKM udah selesai ya kebijakan yang diberikan harus ada solusinya untuk kami para pedagang kecil. Apalagi kayak pendapatan harian, baik di pasar maupun kami. Maksudnya ketika kebijakan udah diberlakukan harusnya ada solusi yang tepat, yang mengenai sasaran jadi kebijakannya itu nggak tuai kontroversi lagi," jelas Nur.

Minta PPKM Level 4 Disetop

Darmadi (31) seorang pedagang warung nasi di Jalan Pengadegan Timur, Jakarta Selatan meminta PPKM Level 4 untuk tidak diperpanjang. Dirinya menyebut, penerapan PPKM Level 4 hanya membuat susah.

"Ya kalau saya sih, udalah. Mending setop ajalah. Selama PPKM ini makin parah bos," ujar Darmadi saat ditemui detikcom, Minggu (1/8/2021).

Darmadi mengeluhkan soal dampak penerapan PPKM Level 4 bagi usahanya. Sekarang dirinya hanya bisa menjual setengah dari bahan dagangannya dibandingkan dalam kondisi normal.

"Sangat terasa bangetlah, dari ibaratnya normal itu jualan bahannya full jadi cuma bawa bahan setengah. Apalagi kalau pas PPKM sekarang. Bawa bahan setengah aja udah jarang habis. Otomatis istilahnya biasanya bawa 10 sekarang cuma bawa 5, apalagi PPKM sekarang ya tambah parah," cerita Darmadi.