Anies: Positivity Rate DKI Masih 15%, di Bawah 5% Masuk Zona Aman

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 18:30 WIB
Anies Baswedan (Dok Istimewa)
Anies Baswedan (Dok Istimewa)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan saat ini positivity rate COVID-19 di Jakarta berada di angka 15 persen. Anies menyebut Jakarta bisa dinyatakan aman bila positivity rate di bawah 5 persen.

"Saya mengajak kepada semua untuk jangan kendur, ini belum selesai, kapan nanti kita bisa merasakan aman. Positivity rate kita masih 15 persen. 16 April, 15 April, positivity rate 45 persen, turun jadi 15 persen. Insyaallah, kalau ini di bawah 5 persen kita bisa mengatakan masuk zona aman," kata Anies usai menghadiri peluncuran 'Vaksinasi Merdeka' di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (1/8/2021).

Selain itu, Anies memaparkan kondisi bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit di Jakarta yang saat mengalami penurunan menjadi 70 persen. Jakarta akan dinyatakan aman, lanjut Anies, jika persentase keterisian BOR itu di bawah 60 persen.

"Yang kedua, rumah sakit, BOR rumah sakit itu 94-95 persen di pertengahan Juli, sekarang sudah 70-an persen, aman bila di bawah 60 persen," kata Anies.

Anies meminta seluruh pihak tidak cepat puas terhadap hasil ini. Anies mencontohkan kejadian saat Perang Uhud, yang kala itu tentara muslim tidak tahan terhadap proses untuk melawan musuh yang akhirnya terjadi kekalahan.

"Jadi kita ingin semuanya jangan kendur, jangan puas, jangan merasa berhasil. Ingat, kalau yang Muslim punya pengalaman tentang Perang Uhud. Perang Uhud itu sudah mau menang, tapi nggak tahan, apa yang terjadi? Kekalahan. Karena tidak tahan untuk tabah sebelum prosesnya tuntas. Mari kita tuntaskan. Insyaallah kita akan bisa betul-betul menang," ucapnya.

Anies sebelumnya mengklaim PPKM yang diberlakukan sejak awal Juli lalu berdampak baik pada pengendalian COVID-19 di Jakarta. Anies menyebut angka kasus aktif di Jakarta kini turun menjadi 17 ribu kasus.

"Saya ingin garis bawahi bahwa kegiatan pembatasan mobilitas sejak awal Juli kemarin berdampak amat baik pada pengendalian COVID. Ini adalah hasil kerja keras kita semua, ribuan petugas yang bertugas siang-malam, kemudian jutaan rakyat yang menaati," ucap Anies usai menghadiri peluncuran vaksinasi merdeka di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (1/8)

"Angkanya apa? Terlihat itu kasus baru turun. Kalau kasus baru turun artinya penularan dalam dua minggu terakhir menurun sekali. Tanggal 16 Juli di Jakarta ada 113 ribu kasus. Hari ini, dua minggu kemudian 17 ribu," imbuhnya.

Simak video 'Anies Klaim PPKM Sejak Juli Berdampak Baik Kendalikan Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/zak)