Kolaborasi DKM Masjid - BSI dan Pemkot Jakpus Percepat Vaksinasi COVID-19

Tim Hikmah - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 17:34 WIB
Kegiatan Vaksinasi door to dorr dari Masjid ke Masjid di Masjid Jami Baitul Karim Johar Baru, Jakarta Pusat.
Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma (berkemeja) bersama Ketua DKM Masjid Jami Baitul Karim, Ustaz Harun Fadhilah. (Foto: Dokumentasi DKM Masjid Jami Baitul Karim)
Jakarta -

Di tengah situasi Pandemi COVID-19 sekarang ini, gotong royong menjadi sebuah kewajiban. Khususnya terkait upaya mempercepat vaksinasi COVID-19 masyarakat agar segera memperoleh herd immunity.

Ketua Pemuda Dewan Masjid Indonesia yang juga Komisaris Bank Syariah Indonesia, Arief Rosyid Hasan mengatakan salah satu upaya mempercepat vaksinasi tersebut adalah dengan mendekatkan akses atau sentra vaksin ke tengah tengah masyarakat. Sebab ada beberapa masyarakat belum divaksin lantaran lokasi yang jauh dari tempat tinggalnya.

"Memperdekat akses vaksinasi ke tengah-tengah masyarakat adalah kunci kecepatan vaksinasi ini," kata Arief Rosyid dalam keterangan tertulisnya, Minggu 1 Agustus 2021.

Tingginya minat masyarakat mengikuti vaksin saat lokasi diperdekat terlihat pada Sabtu, 31 Juli 2021 kemarin di Masjid Jami Baitul Karim, Johar Baru Jakarta Pusat. Pada Sabtu kemarin, Dewan Kemakmuran Masjid Jami Baitul Karim bekerja sama dengan PT. Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Pusat menggelar vaksinasi COVID-19.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti vaksin cukup tinggi. Sejak dibuka pendaftaran pada pukul 08:00 WIB hingga pukul 09:30 WIB saja ada 200-an warga yang mendaftar. Padahal kuota vaksin yang disediakan hanya 300.

"Melihat antusiasme masyarakat yang datang ke Masjid begitu tinggi, perlu dipikirkan memperluas strategi dari Masjid ke Masjid ini." kata Arief.

Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma yang sempat meninjau lokasi vaksin di Masjid Jami Baitul Karim mengaku senang dengan antusiasme warga. Dia juga mengucapkan terimakasih kepada DKM dan Remaja Masjid Jami Baitul Karim dan semua pihak yang ikut terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

"Ini wujud kolaborasi yang efektif sehingga pelaksanaan vaksinasi hari ini bisa berjalan dengan lancar," kata Dhany.

Ketua DKM Masjid Jami Baitul Karim, Harun Fadhilah mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menggelar program vaksinasi berdekatan dengan lokasi warga. Dia berharap vaksinasi tahap ke-2 nantinya bisa tetap digelar di Masjid Jami Baitul Karim. Apabila lokasi vaksin ke-2 berbeda dengan vaksin ke-1 dikhawatirkan akan menjadi masalah bagi masyarakat di sekitar Masjid Jami Baitul Karim.

Yuni, warga Kawi-Kawi Atas, Johar Baru mengaku senang dengan hadirnya loksi vaksin yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya. Dia pun berharap vaksin ke-2 bisa tetap dilaksanakan di Masjid Jami Baitul Karim.

Program vaksinasi door to door dan menjemput bola kepada warga Jakarta ini sudah dilaksanakan sejak 24 Juli lalu. Program ini dinamakan "Vaksinasi untuk Indonesia Tangguh". Sebagai informasi, untuk menjalankan program ini BSI berkolaborasi dengan sejumlah pihak seperti Pemerintah Provinsi Jakarta, Perangkat Daerah Kota Jakarta Pusat, Yayasan BSM Umat, Yayasan Hasanah Titik dan Dewan Masjid Indonesia.

Sejumlah Dewan Kemakmuran Masjid digandeng untuk mensukseskan program mendekatkan lokasi vaksinasi COVID-19. "Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mempercepat target vaksinasi pemerintah secara maksimal, terutama di wilayah padat penduduk yang tidak tersentuh sentra vaksinasi," kata arief.

(erd/erd)