Legislator PDIP Nilai PPKM Belum Sesuai Harapan, PAN Prediksi Dilanjutkan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 15:36 WIB
Poster
Foto Ilustrasi PPKM (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Pemberlakuan pembatasan mobilitas masyarakat (PPKM) level 3-4 di sejumlah wilayah akan berakhir besok, 2 Agustus 2021. Apakah PPKM level 3-4 bakal diperpanjang?

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN Saleh Partonan Daulay memprediksi PPKM level 3-4 akan diperpanjang. Saleh sendiri menilai PPKM 3-4 ini belum dapat menurunkan angka kasus Corona secara signifikan.

"Saya menilai bahwa penerapan PPKM level 4 dan level 3 yang sudah dilakukan pemerintah belum berdampak signifikan terhadap penurunan orang yang terpapar COVID," kata Saleh kepada wartawan, Minggu (1/8/2021).

"Kalau melihat hasil yang sudah ada saat ini terkait dengan (jumlah) orang yang terpapar COVID, saya kira pemerintah cenderung akan memperpanjang PPKM," imbuhnya.

Wasekjen PAN Saleh Partaonan DaulaySaleh Partaonan Daulay (Foto: dok. pribadi)

Saleh juga memprediksi akan ada penurunan atau peningkatan status PPKM di sejumlah daerah. Ketua Fraksi PAN DPR itu melihat peluang PPKM diperpanjang cenderung lebih besar.

"Mungkin akan ada pergeseran-pergeseran angka saja. PPKM level 4 mungkin turun jadi PPKM level 3 atau sebaliknya, di tempat yang zona merah dan zona oranye itu bisa naik dari level 3 menjadi level 4, misalnya begitu. Jadi pada intinya saya melihat bahwa PPKM ini lebih besar peluang diperpanjang oleh pemerintah," papar Saleh.

Jika nantinya PPKM diperpanjang, Saleh mewanti-wanti sejumlah aspek, mulai dari percepatan vaksinasi dan bantuan sosial (bansos) berdasarkan skala prioritas, ketersediaan alat-alat kesehatan (alkes) serta obat-obatan. Tapi utamanya, menurut Saleh, pengetatan penerapan protokol kesehatan (prokes).

"Selain itu, nanti, jika PPKM ini dilanjutkan, maka pemerintah harus memastikan jaring pengaman sosial dalam bentuk subsidi dan bantuan sosial yang ada itu mesti cukup dan harus didistribusikan secara merata dan tepat sasaran," ucapnya.

"Saat ini ada kelangkaan obat yang dibutuhkan untuk pengobatan COVID, termasuk juga akibat daripada kelangkaan itu, obat-obat yang dibutuhkan itu harganya menjadi tinggi sekali. Banyak anggota masyarakat kita yang tidak dapat mengakses obat-obatan itu," sambung Saleh.

Ketua DPP PAN itu juga meminta pemerintah mengevaluasi secara objektif PPKM ini. Saleh pun tak mempersoalkan jika nantinya pemerintah menerapkan kebijakan baru lagi, asal

"Saya juga berharap pemerintah melakukan evaluasi objektif terkait pelaksanaan PPKM level 4 dan 3. Bahkan juga mungkin terhadap kebijakan-kebijakan sebelumnya, seperti PPKM darurat, PPKM mikro, kemudian PSBB dan seterusnya, itu perlu dievaluasi supaya kita melihat kelemahan dari semua kebijakan itu," terang Saleh.

"Dan jika perlu, dari hasil evaluasi tersebut pemerintah bisa merumuskan lagi kebijakan baru yang lebih komprehensif dan lebih holistik yang diyakini lebih efektif dalam rangka menurunkan orang terpapar COVID," lanjutnya.

Baca pernyataan anggota Komisi IX lainnya di halaman berikutnya.

Simak video 'Evaluasi PPKM Level 4, Epidemiolog UI Nilai Penanganan Covid RI Kacau Balau':

[Gambas:Video 20detik]