Cerita Anies 2 Harimau 'Warga DKI' di Ragunan Positif Corona

Matius Alfons - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 08:34 WIB
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dua harimau di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) terpapar COVID-19. Anies menyebut kedua hewan yang diberi nama Hari dan Tino itu harus menjalani isolasi dan kini berangsur pulih.

"Dua warga DKI, Hari dan Tino terpapar COVID. Tidak ada pilihan. Mereka harus isolasi. Diputuskan untuk isolasi mandiri di tempat tinggalnya. Pasokan makanan dan obat dicukupi selama isolasi dan proses penyembuhan," kata Anies seperti dikutip akun Instagram-nya, @aniesbaswedan, Minggu (1/8/2021).

"Di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) mereka tinggal. Ya, Hari dan Tino adalah harimau Sumatera. Mereka didiagnosis positif COVID-19, 15 Juli lalu," lanjutnya.

Anies mengaku menyempatkan diri berkunjung ke Ragunan untuk menengok kedua harimau tersebut usai melakukan kegiatan vaksinasi pada Sabtu (30/7) kemarin. Dia menyebut Hari dan Tino menunjukkan gejala terpapar COVID-19 sekitar 3 minggu yang lalu.

"Sekitar tiga minggu lalu, perawat satwa di Ragunan memperhatikan bahwa Hari dan Tino tampak sakit dan bergejala seperti COVID, yaitu flu, lemas, dan sesak napas," ucapnya.

Anies menyebut pihak Ragunan langsung bertindak cepat dan melakukan swab kepada harimau Hari dan Tino usai menunjukkan gejala COVID-19. Hasilnya, kata Anies, keduanya pun dinyatakan positif COVID-19.

"TMR langsung bertindak cepat, memanggil petugas swab paling berani sedunia untuk mengambil sampel swab Hari dan Tino dan mengirimkannya ke Laboratorium Bioteknologi milik Pusat Studi Satwa Primata, Institut Pertanian Bogor. Ternyata hasil tes PCR menunjukkan Hari dan Tino positif COVID-19," ujarnya.

Anies menyebut kedua harimau tersebut kini sudah berangsur pulih setelah menjalankan isolasi di Ragunan.

"Hari dan Tino tidak bisa dikirim untuk isolasi ke Wisma Atlet, tapi harus melakukan isoman dan dirawat serta dimonitor dengan ketat oleh para dokter hewan terbaik di Ragunan. Alhamdulillah, Hari dan Tino kini berangsur pulih dan sudah tampak aktif. Walaupun demikian, karena Jakarta masih berada dalam situasi PPKM Level 4 maka TMR belum bisa dibuka untuk publik. Jadi Hari dan Tino tidak harus buru-buru kembali WFO dan punya waktu untuk menyehatkan diri sepenuhnya," imbuhnya.

(maa/imk)