Gerindra: Proyeksi Biden Jakarta Tenggelam Jadi Masukan, Perlu Antisipasi

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 07:18 WIB
Habiburokhman
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berbicara tentang proyeksi Jakarta akan berada di bawah air alias tenggelam sekitar 10 tahun lagi. Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman menilai hal ini menjadi masukan bagi pemerintah.

"Apa yang disampaikan Biden jadi masukan buat kita," ujar Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu (31/7/2021).

Anggota DPR dari dapil DKI Jakarta ini mengatakan, sebelumnya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga pernah menyampaikan potensi tenggelamnya pesisir Jakarta. Namun dia menilai hal ini tidak seekstrim Joe Biden.

"Beberapa tahun lalu LIPI juga pernah menyampaikan hal yang senada soal potensi tenggelamnya pesisir Jakarta, namun memang tidak seekstrem yang disampaikan Biden," kata Habiburokhman.

Habiburokhman menyebut pemerintah perlu menyiapkan antisipasi untuk kemungkinan terburuk. Meski begitu dia menuturkan saat ini yang diperlukan adalah fokus dalam penanganan pandemi.

"Kita harus siap kemungkinan terburuk tetapi di sisi lain melakukan antisipasi terbaik. Namun demikian saat ini kita fokus atasi pandemi dahulu," tuturnya.

Biden Bicara Jakarta Tenggelam

Sebelumnya, Joe Biden mengatakan kini permukaan air laut terus meningkat. Dia mengungkapkan, ke depannya, akan banyak orang bermigrasi dan memperebutkan tanah yang subur. Biden mencontohkan Afrika Utara.

Biden kemudian menyinggung Indonesia. Menurutnya, jika apa yang diproyeksikan benar, dalam 10 tahun ke depan Indonesia harus memindahkan ibu kota karena Jakarta akan tenggelam.

"Tapi apa yang terjadi, apa yang terjadi di Indonesia jika proyeksinya benar bahwa, dalam 10 tahun ke depan, mereka mungkin harus memindahkan ibu kotanya karena mereka akan berada di bawah air?" kata dia.

"Itu penting. Ini adalah pertanyaan strategis sekaligus pertanyaan lingkungan," imbuh Biden.

(dwia/maa)