Ada Indikasi 3 Mahasiswa Papua Ada di PNG Minta Suaka
Senin, 27 Mar 2006 16:59 WIB
Jakarta -
Departemen Luar Negeri (Deplu) Indonesia mengindikasikan tiga mahasiswa Universitas Cendrawasih (Uncen) telah berada di Papua Nugini (PNG) untuk meminta suaka politik. Hal ini berdasarkan laporan dari Kedubes RI di Port Moresby dan laporan resmi dari pemerintah PNG. "Ada indikasi memang. KBRI di Port Moresby terus menelusuri untuk melakukan pengecekan," kata Juru Bicara Deplu RI Desra Percaya kepada detikcom, Senin (27/3/2006). Pada Sabtu 25 Maret lalu, Juru Bicara Front Persatuan Perjuangan Rakyat Papua Barat (Pepera) Arkilaus Baho mengatakan, 3 mahasiswa yang merasa terancam keselamatannya dikabarkan telah berada di PNG untuk meminta suaka politik. Deplu membantah pernyataan tersebut. Dari hasil penulusuran Deplu dari intelijen dan KBRI di PNG, kebenaran kabar tersebut tidak berdasar. Namun hari ini Deplu membenarkan adanya indikasi pencarian suaka itu. Menurut Desra, 3 mahasiswa itu kini telah berada di Provinsi Manus, PNG. Staf KBRI di PNG sedang menuju ke provinsi tersebut untuk memastikan keberadaan 3 mahasiswa itu di PNG. Deplu juga tengah meminta akses kekonsuleran dari pemerintah PNG untuk bertemu langsung dengan 3 mahasiswa tersebut. "Tim sedang menuju ke sana. Kita sedang menunggu konfirmasi. Kita belum tahu nama-nama mereka dan kondisinya," ujar Desra.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































