Ledakan Bom Guncang Filipina, 9 Orang Tewas
Senin, 27 Mar 2006 16:15 WIB
Jakarta - Filipina lagi-lagi diguncang serangan bom. Sedikitnya 9 orang tewas dan lebih dari 20 lainnya mengalami luka parah akibat ledakan bom di wilayah rusuh Jolo, Filipina. "Sampai saat ini, kami sudah mendapatkan sembilan orang tewas di lokasi," ujar Kepala Kepolisian Provinsi Jolo, Ahiron Ajirin kepada wartawan seperti diberitakan AFP, Senin (27/3/2006).Bahan peledak ini dipasang di lantai dasar sebuah gedung berlantai dua yang terletak di sebuah jalan ramai di pusat kota Jolo. Beberapa bagian depan gedung hancur akibat kuatnya ledakan.Sebagian dari mereka yang meninggal adalah para pegawai yang bekerja di sebuah perusahaan di sana. Ini merupakan serangan bom mematikan kedua yang terjadi di Jolo dalam tahun ini.Polisi langsung memasang blokade di jalan-jalan sekitar kota tersebut. Banyak kantor dan usaha bisnis ditutup lebih awal menyusul ledakan bom itu. Lebih dari 20 orang mengalami luka bakar yang serius dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.Sejauh ini belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman itu. Jolo dikenal sebagai daerah perlawanan Abu Sayyaf yang disebut-sebut terkait jaringan al Qaeda. Para gerilyawan Abu Sayyaf pada 18 Februari lalu memasang sebuah bom di luar kamp Angkatan Darat Filipina. Satu warga sipil tewas dan 20 lainnya luka parah dalam peristiwa itu.
(ita/)











































