Usai Operasi Usus Buntu, Bocah Usia 2 Tahun Tewas

Usai Operasi Usus Buntu, Bocah Usia 2 Tahun Tewas

- detikNews
Senin, 27 Mar 2006 15:14 WIB
Pekanbaru - Nasib malang menimpa keluarga Syamsudin, seorang tukang ojek warga Kabupaten Bengkalis, Riau. Putri semata wayangnya, Desiaftiri (2 tahun 3 bulan) meninggal dunia setelah menjalani operasi usus buntu. Keluarga menduga telah terjadi malpraktek. "Anakku meninggal setelah menjalani operasi di RSUD Bengkalis," kata Syamsudin pada detikcom, saat ditemui di RSUD Arifin Ahmad, Jalan Hangtuah, Pekanbaru, Senin (26/03/2006).Putri pasangan Syamsudin (34) dan Roslina (30) itu menjali operasi di RSUD Bengkalis pada 7 Maret lalu. Hasil operasi yang dilakukan tim medis rumah sakit pemerintah itu, diketahui Desi menderita penyakit usus buntu dan usus belipat. Pihak medis menunjukan hasil potong usus buntu pada keluarga korban. "Tapi kami tidak diberikan bukti adanya usus belipat pada anak kami," kata Syamsudin.Setelah dioperasi, Desi bukannya menunjukan kesembuhan pada penyakit yang diaderita. Lebih sepekan dirawat, Desi semakin kritis. Keluarga korban tidak habis fikir, mengapa bekas jahitan operasi di bawah pusar Desi bernanah dan membengkak. Tidak cuma itu saja, hidung bocah cilik itu juga menunjukan pembengkakan kerena dipasang selang sebagai alat pembantu pernapasan. Bagian belakang telinga sebelah kirinya juga terjadi pembengkakan."Setelah kondisi kritis, pihak RSUD Bengkalis merujuk agar anak saya dibawa ke RSUD Pekanbaru. Mereka mengaku tidak sanggup lagi untuk merawatnya," kata Syamsudin.Keluarga korban pun bergegas melarikan Desi ke RSUD Pekanbaru. Dasar nasib baik belum berpihak pada mereka, dengan enteng pihak RSUD Pekanbaru memberi keterangan agar anaknya dirujuk ke RSUD Padang, Sumatera Barat."Kata rumah sakit Pekanbaru, mesin operasi mereka lagi rusak. RSUD Pekanbarumenganjurkan agar anak kami dibawa ke Padang. Kami tidak punya uang, karena itu Desi kami bawa pulang kampung," tutur warga Desa Alai, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Bengkalis itu.Setelah dirawat beberapa hari, kondisi Desi kian parah. Atas anjuran berbagaikeluarga, akhirnya Syamsudin membawa kembali anaknya ke RSUD Bengkalis. Hanya dua hari dirawat, akhirnya Desi meninggal dunia pada Minggu 26 Maret pukul 03.00 WIB dini hari kemarin."Kami melihat bekas jahitan operasi Desi terkoyak. Hidungnya juga membusuk, bagian telinga juga membengkak. Kami yakin kematian Desi karena kesalahan pihak medis RSUD Bengkalis," gugat Syamsudin. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads