Subway Mulai Dibangun 2007

Subway Mulai Dibangun 2007

- detikNews
Senin, 27 Mar 2006 14:13 WIB
Jakarta - Meski donatur utama proyek mass rapid transportation (MRT) dalam hal ini subway belum jelas, namun Gubernur Sutiyoso memastikan proyek mahal itu segera dimulai.Sutiyoso berharap, masalah administrasi proyek sudah selesai pada tahun 2006. "Tetapi yang jelas tahun 2007 sudah ada pencanangan-pencanangan," ujarnya usai acara Lokakarya Sinergi Penataan Ruang dan Revitalisasi Kerjasama Antardaerah di Jabodetabekjur di Gedung Bappenas, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (26/3/2006).Selama ini, pihak yang tertarik mengongkosi MRT adalah Japan for International Corporation (JBIC). Tapi, kata Sutiyoso, ada sedikit perbedaan keinginan antara Jepang dan Indonesia dalam pembangunan MRT sehingga keduanya tidak mencapai kesepakatan. "Ini belum final. Kalau masih ada hal-hal yang dapat kita lunakkan, saya kira masih memungkinkan itu," kata Sutiyoso. Dalam kesempatan itu, Sutiyoso mengkhawatirkan adanya implikasi politik dari pinjangan Jepang tersebut."Karena Jepang tidak membiayai subway saja, tetapi infrasuktrur lain juga. Ini akan terpengaruh pada kebijakan luar negeri Jepang kepada Indonesia. Jadi saya kehendaki sistem subway jadi. Kalau tidak akan mengganggu sistem yang kita rancang yang namanya sistem transportasi makro," jelasnya.Apa ada peluang dana dari negara lain? "Ini satu-satunya peluang yang baik. Kita tetap menunggu karena bolanya ada di pemerintah pusat," kata Sutiyoso."Pertikaian" Jepang-Indonesia soal MRT adalah tentang bentuk pinjaman. Indonesia menginginkan pinjaman yang tidak mengikat alias untied sedangkan Jepang ingin tied. Namun Menhub Hatta Rajasa memastikan, jika Jepang batal mendanai proyek itu, maka akan dicari sumber dana lainnya.Pada 22 Maret lalu, Hatta menyatakan bahwa Bappenas kini tengah berupaya merundingkan kembali pendanaan dari JBIC tersebut. "Yang pasti perundingan dengan Jepang masih terus berlanjut," tegas Hatta. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads