Ada Penetrasi Asing Berperan dalam Penolakan RUU APP
Senin, 27 Mar 2006 13:47 WIB
Jakarta - Ketua PBNU Hasyim Muzadi mencurigai adanya penetrasi asing yang berperan dalam penolakan Rancangan Undang-undang Antipornografi dan Pornoaksi (RUU APP). Penetrasi asing yang keberatan dengan RUU APP yang dimaksud Hasyim adalah dari kalangan industri."Ada kepentingan industri dibalik penentangan RUU itu," kata Hasyim Muzadi kepada wartawan sebelum menjadi pembicara dalam peluncuran buku "Mengukir Paradigma Menembus Tradisi" pemikiran tentang keserasian gender karya Khofifah Indar Parawansa di Hotel Peninsula Jalan S Parman, Jakarta, Senin (27/3/2006).Sebenarnya dalam RUU APP telah diatur klausul-klausul pengecualian. Pengecualian itu lanjut Hasyim Muzadi, orang yang mencari makan dari hiburan diberi tempat tersendiri. Daerah-daerah itu seperti daerah wisata, daerah hiburan dan sebagainya. Dalam kesempatan tersebut, Hasyim juga menyangkal polemik pro-kontra RUU APP sebagai bentuk pertentangan Islam-Kristen."Jangan berpikir ini pertentangan agama. Tidak ada agama manapun mentolerir pornografi. Bahwa orang barat punya budaya seperti itu oke. Tapi bukan kristen. Banyak undang-undang di Eropa ditentang habis-habisan oleh Kristen dan Katolik," katanya.Hasyim juga membantah bahwa yang terkandung dalam RUU APP adalah syariat Islam. "Tidak betul ada syariat Islam di situ. Ini tentang moralitas bangsa. Kalau tidak ada kepedulian, bangsa ini akan hancur," ujar dia.
(jon/)











































