Paspampres Buka Gerai Vaksinasi COVID di Mako Gambir, Cukup Bawa KTP

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 12:03 WIB
Sentra vaksinasi Paspampres di Mako, Gambir, Jakpus
Sentra vaksinasi Paspampres di Mako, Gambir, Jakpus. (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menggelar vaksinasi COVID-19 untuk anggota, keluarga anggota, hingga masyarakat umum di Markas Komando (Mako), Gambir, Jakarta Pusat. Danpaspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto menyebut Paspampres melakukan serbuan vaksinasi demi terciptanya herd immunity.

"Dari Paspampres laksanakan kegiatan serbuan vaksinasi dalam rangka dukung program pemerintah, yaitu percepatan vaksinasi. Kepada masyarakat yang ada di wilayah Jakarta atau masyarakat pendatang dari luar Jakarta yang cari nafkah di Jakarta seperti berjualan dan sebagainya," ujar Agus saat ditemui di Mako Paspampres, Gambir, Jakpus, Kamis (29/7/2021).

Adapun Paspampres mengerahkan 50 anggotanya sendiri sebagai tenaga kesehatan (nakes) untuk menyuntik vaksin COVID-19. Per harinya, Paspampres menargetkan 350 orang disuntik vaksin.

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan masih banyak masyarakat yang tidak tahu bagaimana cara mendaftar vaksin karena tidak memiliki HP untuk akses ke aplikasi JAKI. Untuk itu, kata Agus, Paspampres memudahkan, bagi warga yang ingin divaksin namun tidak memiliki HP, cukup dengan bermodalkan KTP. Sementara warga lainnya akan diarahkan untuk mendaftar melalui aplikasi JAKI di lokasi oleh petugas.

"Memang mungkin tidak semua orang, terutama orang-orang yang menengah ke bawah nggak pakai HP. Jadi dia tidak buka aplikasi. Jadi kita permudah untuk dia bawa KTP saja untuk divaksin. Jadi memudahkan masyarakat supaya vaksinasi lebih cepat dan mudah dilayani. Ini harus disosialisasikan ke masyarakat supaya kemauan masyarakat untuk divaksin tinggi. Karena mudah pelayanannya," tuturnya.

Kemudian, Agus menjelaskan, anak-anak berusia 12-17 tahun juga menjadi target dari vaksinasi Paspampres. Dia mengatakan banyak siswa sudah rindu belajar tatap muka.

"Ya ke depan kan kita mulai masuk sekolah, jadi kita maksimalkan anak-anak sekolah sehingga bisa melaksanakan pelajaran di kelas, tidak daring lagi. Dan mereka juga sudah rindu sekolah belajar sama teman-teman," ucap Agus.

Sementara itu, siswi SMA bernama Nizela mengungkapkan perasaannya setelah divaksinasi Paspampres. Nizela mengaku tegang.

"Kayak tegang gitu. Kan disuntik," kata Nizela.

Meski demikian, Nizela menyarankan agar masyarakat segera disuntik vaksin. Dia berharap vaksinasi COVID-19 bisa membuat warga tercegah dari terpapar virus Corona.

"Jangan lupa vaksin biar nggak kena Corona. Kan kasihan juga kalau kena Corona," imbuhnya.

(lir/lir)