Testing-Tracing Dimasifkan, Luhut Minta Masyarakat Tak Khawatir

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 09:59 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: KEMENKO MARVES)
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan menggenjot pelaksanaan pengetesan (testing) dan pelacakan (tracing) di Indonesia. Luhut mengungkapkan, dengan masifnya testing dan tracing, maka kasus konfirmasi diperkirakan akan mengalami peningkatan.

Namun, Luhut meminta masyarakat untuk tidak khawatir. Sebab, lanjutnya, dimasifkannya pengetesan dan pelacakan itu guna menekan laju penyebaran COVID-19 di Indonesia.

"Dengan masifnya pelaksanaan 'testing' dan 'tracing' seperti itu, diperkirakan kasus konfirmasi harian akan tinggi karena kapasitas testing yang meningkat. Saya memohon kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak perlu khawatir karena dengan semakin banyak orang yang dites dan dilacak, maka potensi penularan virus bisa berkurang," kata Luhut melalui Instagramnya, Kamis (29/7/2021).

Siapkan Isolasi Terpusat

Luhut mengatakan, pasien konfirmasi positif nantinya akan dibawa ke tempat isolasi terpusat. Dia mengatakan saat ini pemerintah sudah menyiapkan 49 ribu tempat tidur isolasi beserta fasilitas kesehatannya.

"Pasien konfirmasi positif atau kontak erat dengan hasil positif akan dibawa ke tempat-tempat isolasi terpusat yang telah disiapkan lengkap dengan fasilitasnya yaitu 49.000 bed isolation, oksigen, obat-obatan dan perawatan penunjang lainnya sesuai standar WHO," ujarnya.

Vaksinasi Terus Jalan

Selain memasifkan upaya pengetesan dan pelacakan, Luhut memastikan vaksinasi COVID-19 juga terus berjalan. Dia berharap target 2 juta suntikan vaksinasi per hari bisa tercapai pada awal Agustus mendatang.

"Selain upaya 3T yang akan lebih masif ke depannya, saya juga tekankan agar vaksinasi harus terus berjalan. Dengan target stok vaksin bulan depan yang harus tersedia sebanyak 50 juta dosis, saya kira target 2 juta suntikan vaksin per harinya bisa tercapai pada awal Agustus ini," kata Luhut.

Jokowi Minta Kerja Mati-matian

Lebih lanjut, Luhut mengungkap arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mengatakan, Jokowi meminta seluruh jajarannya untuk bekerja mati-matian menurunkan angka kematian akibat COVID-19.

"Secara khusus Presiden @jokowi menyampaikan kepada kami semua bawahannya untuk bekerja mati-matian menurunkan angka kematian. Untuk itu saya sampaikan kepada seluruh K/L terkait agar selalu mengecek dan melihat keadaan di lingkungan kerja dan tempat tinggal masing-masing, apakah sudah berjalan pelaksanaan 'testing, tracing, dan treatment' ini," tutur dia.

Luhut pun berharap bantuan dari masyarakat. Dia meminta masyarakat untuk lebih disiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Jika saat ini kami yang duduk di pemerintahan sedang mengejar pelaksanaan 3T, saya berharap seluruh masyarakat Indonesia bisa membantu kami dengan lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi agar kehidupan dan aktivitas kita bisa normal kembali seperti sedia kala," pungkas dia.

Lihat Video: Pemerintah Gencarkan Testing-Tracing Covid-19 di Permukiman Padat Penduduk

[Gambas:Video 20detik]



(mae/tor)