Muhammadiyah Anggap Aneh Menag Beri Ucapan Hari Raya ke Umat Baha'i

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 08:54 WIB
Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. H Dadang Kahmad
Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad (Foto: dok. Muhammadiyah)

Yaqut juga menyampaikan pesan persatuan seluruh elemen bangsa. Selain itu, dia menekankan mengenai pentingnya moderasi beragama.

"Semoga hari raya ini dapat menjadi kesempatan dan momentum bagi seluruh bangsa kita untuk saling bersilaturahim dan memperkokoh persatuan dan kesatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama bahwa agama perlu menjadi sarana yang memberikan stimulus rohani bagi bangsa Indonesia untuk senantiasa bekerja sama dan maju," lanjut Yaqut dalam video tersebut.

Tanggapan Menag Terkait Sorotan Itu

Yaqut mengatakan apa yang dilakukan sudah sesuai dengan konstitusi. Dia menerangkan dalam konstitusi Indonesia tak dikenal istilah agama 'diakui'.

"Konstitusi kita tidak mengenal istilah agama 'diakui' atau 'tidak diakui', juga tidak mengenal istilah 'mayoritas' dan 'minoritas'. Hal ini bisa dirujuk pada UU PNPS tahun 1965 tersebut," kata Yaqut lewat pesan singkat.

Yaqut menegaskan kehadirannya di acara komunitas Baha'i semata-mata dalam konteks untuk memastikan negara menjamin kehidupan warganya. Hal itu ditegaskan Yaqut sesuai dengan konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

"Negara harus menjamin kehidupan seluruh warganya. Apa pun agamanya, apa pun keyakinannya," ujar dia.


(eva/knv)