Bantu Korban Siklon Seroja, DANA-Habitat Indonesia Gelar Konser Amal

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 21:22 WIB
DANA
Foto: Dok. DANA
Jakarta -

Habitat for Humanity Indonesia bersama DANA akan menggelar konser amal bertajuk 'NTT adalah Kita' dengan menggandeng Ananda Sukarlan dan beberapa musisi muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Adapun tujuan digelarnya konser yaitu untuk mempercepat pembangunan kembali NTT pascabencana Badai Siklon Tropis.

Konser ini akan tayang perdana pada 6 Agustus 2021 mendatang pukul 19.00 WIB melalui Youtube dan Facebook. Sementara bagi masyarakat yang belum sempat menyaksikan konser dapat kembali menyaksikannya melalui loket.com pada tanggal 7-15 Agustus 2021.

Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Susanto Samsudin mengatakan seluruh dana yang terkumpul dari konser ini akan digunakan untuk membangun rumah layak bagi keluarga penyintas bencana di Kelurahan Oesao dan Kelurahan Naibonat, Kabupaten Kupang, NTT.

Menurutnya rumah menjadi kebutuhan dasar yang diperlukan masyarakat pascabencana. Sebab rumah menjadi tempat berlindung serta pemulihan, terutama di masa pandemi COVID-19. Ia berharap konser amal ini dapat menggerakan lebih banyak orang untuk ikut membantu masyarakat yang terkena dampak bencana.

"Di masa pandemi, rumah sangat penting agar masyarakat terhindar dari paparan virus. Kita diajak untuk turut merasakan apa yang mereka rasakan. Sebuah dampak positif bisa terjadi bagi keluarga-keluarga penyintas bencana di NTT jika kita semua bersama-sama mengambil bagian. Didorong oleh semangat persatuan sebagai satu bangsa dan saudara di Indonesia, Habitat Indonesia ingin mengajak lebih banyak orang, bahkan hanya dari rumah saja, kita bisa ikut berperan membantu mereka dengan menggunakan teknologi yang ada," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/7/2021).

Diketahui, badai Siklon Tropis Seroja menghantam area NTT pada April 2021 lalu. Badai disertai banjir bandang ini menghancurkan rumah warga dan fasilitas umum di 15 kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan data BNPB, tercatat ada lebih dari 54 ribu keluarga yang terpaksa mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.

Sementara itu, Chief People & Corporate Strategy Officer DANA, Agustina Samara menambahkan, donasi untuk NTT telah diselenggarakan sejak Juni lalu dan dilakukan secara daring dengan memanfaatkan pembayaran nontunai.

"Bergerak di industri teknologi finansial tidak menghentikan kami untuk berkontribusi dalam memulihkan kondisi teman-teman di NTT. Sebaliknya, kami sadar betul bahwa donasi yang dikumpulkan akan lebih optimal apabila digarap secara daring," ujarnya.

"Dengan teknologi dan jangkauan yang dimiliki, DANA dapat membantu mempercepat dan memudahkan metode pengumpulan donasi secara digital, yang terintegrasi langsung dengan Kitabisa.com, dan mengomunikasikannya melalui berbagai aset komunikasi yang kami miliki. Besar harapan kami, donasi yang terkumpul ini dapat membangkitkan kembali NTT sekarang dan di masa yang akan datang," lanjutnya.

Hal senada disampaikan oleh Head of Brand Partnership Kitabisa.com, Marisa Thara Wardhani. Marisa menyambut baik kerja sama dengan DANA dan berharap bantuan tersebut bermanfaat dalam mempercepat pemulihan masyarakat di NTT agar bisa segera bangkit.

"Inisiatif Habitat for Humanity dan DANA selaras dengan misi kami dalam memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan semangat kebaikan. Semoga sinergi banyak pihak dalam donasi NTT Bangkit dapat menghasilkan dampak positif bagi masyarakat," tandasnya.

Di sisi lain, Ananda Sukarlan menilai peran seniman sangat diperlukan. Hal ini mengingat kehadiran para seniman yang dekat dengan masyarakat.

"Seniman itu sangat dekat dengan masyarakat baik suka maupun duka. Kami berharap melalui musik dan karya dalam konser ini, kami bisa membantu saudara-saudara kami di NTT dengan mengajak kita semua berkontribusi membangun rumah layak bagi mereka," terangnya.

Salah satu musisi asal Rote Ndao yang ikut tampil pada konser amal "NTT adalah Kita, Ganzer Lana mengaku sedih melihat kondisi keluarga dan rekan-rekan penyintas bencana di NTT yang hingga kini belum membaik. Ganzer pun berharap dana yang terkumpul nanti dapat meringankan masyarakat setempat sehingga mereka bisa mendapatkan hunian yang layak.

"Saya merasa sedih apalagi teman-teman di sana sering menghubungi saya untuk meminta bantuan. Sejalan dengan kecintaan saya terhadap instrumen musik NTT, konser ini adalah sesuatu yang tepat untuk saya ikuti. Saya berharap semoga melalui konser amal ini, banyak dana yang terkumpul dari tangan-tangan orang baik sehingga banyak keluarga-keluarga penyintas bencana memperoleh hunian yang layak. Mari kita dukung NTT agar dapat bangkit kembali, karena NTT adalah Kita," tuturnya.

Gelaran konser amal "NTT adalah Kita" dari Habitat Indonesia dan Dana turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang. Menurut Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kupang, Krispianus Patmawan rumah saat ini dibutuhkan oleh masyarakat karena menjadi tempat untuk berteduh dan berlindung.

"Kami sangat mengapresiasi semangat Habitat for Humanity Indonesia bersama para mitra untuk membangun kembali rumah keluarga-keluarga yang rusak bahkan hilang akibat badai siklon tropis seroja beberapa bulan lalu. Rumah yang layak sangat penting karena menjadi tempat setiap keluarga dapat berteduh, berlindung, dan membangun hubungan sosial mereka," tandasnya.

Ia mengatakan pemerintah daerah hingga ini terus berupaya untuk mempercepat bantuan agar masyarakat penyintas bencana segera mendapat hunian yang layak. Krispianus juga mengajak seluruh pihak agar mau bahu-membahu membangun kembali daerah terdampak bencana di NTT.

"Itulah sebabnya atas nama Kabupaten Kupang kami terus berupaya bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat seperti Habitat Indonesia agar bersama membangun hunian yang layak bagi para penyintas bencana di Kabupaten Kupang agar mereka mampu bangkit kembali. Mari masyarakat Indonesia bersama menyatakan kepedulian membangun bangsa yang kuat dan tangguh dimulai dari mendukung keluarga terutama mereka yang terdampak bencana di NTT," pungkasnya.

Kesempatan masih terbuka luas bagi masyarakat yang ingin berdonasi lewat dompet digital DANA. Caranya, pengguna dapat membuka aplikasi DANA dan menuju bagian Charity untuk kemudian mengakses DANA Donasi. Pengguna dapat mencari informasi berupa banner NTT Bangkit dan melakukan donasi sesuai nominal yang diinginkan.

Informasi lebih lanjut mengenai tata cara berdonasi dapat disimak melalui tautan http://kitabisa.com/bangunkembalintt. Selain itu, masyarakat juga bisa memberi dukungan dengan cara lain dengan bergabung di acara Konser Amal "NTT adalah Kita" secara virtual yang dapat ditelusuri pada media sosial habitat di @habitat_id maupun website Habitat di habitatindonesia.org dan menyatakan kepeduliannya dengan berdonasi melalui saluran donasi yang akan disediakan pada gelar acara tersebut.

(akn/ega)