Catat! Daftar Kegiatan di Jakarta yang Butuh Syarat Sertifikat Vaksin

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 15:58 WIB
(Selective focus) Overhead view of an human hand holding a passport and a smart phone with a digital illustration of an example of a certificate of vaccination against the Covid-19 disease.
Foto: Ilustrasi sertifikat vaksinasi (Getty Images/iStockphoto/Travel Wild)
Jakarta -

Sertifikat vaksinasi Corona menjadi syarat untuk berbagai macam kegiatan di DKI Jakarta selama masa PPKM level 4. Sertifikat vaksin Corona menjadi syarat bagi yang ingin naik pesawat hingga ingin potong rambut.

Sebagaimana diketahui, DKI Jakarta saat ini termasuk wilayah dengan status level 4. Oleh karena itu, PPKM diterapkan secara ketat di DKI Jakarta guna menahan laju penularan Corona.

Warga yang ingin berkegiatan di DKI Jakarta pun diwajibkan memiliki sertifikat vaksin sebagai bukti telah mendapatkan vaksinasi Corona dua dosis. Jadi, sertifikat vaksin buat apa aja?

1. Naik Pesawat, Kereta Api dan Bus

Setiap masyarakat yang bepergian di masa PPKM Darurat diwajibkan melampirkan sertifikat vaksin COVID-19 sebagai persyaratan perjalanan. Yakni mereka yang hendak naik pesawat, kereta api dan bus.

Selain sertifikat vaksin COVID-19, masyarakat tetap harus menunjukkan hasil negatif PCR untuk penumpang pesawat terbang dan antigen bagi moda bus dan kereta api.

Dalam dokumen Panduan Implementasi Pengetatan Aktivitas Masyarakat pada PPKM Darurat di Provinsi-Provinsi di Jawa Bali, aturan ini berlaku untuk semua moda transportasi jarak jauh.

2. Datang ke Nikahan

Pemprov DKI Jakara mengizinkan gelaran akad nikah selama PPKM level 4 dengan penyesuaian. Maksimal tamu undangan hanya 30 orang dan sudah memiliki sertifikat vaksin Corona.

Aturan baru ini tertuang dalam SK Kadisparekraf DKI Nomor 495 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Level 4 COVID-19 di sektor usaha pariwisata. Disebutkan kegiatan akad nikah diizinkan sampai pukul 20.00 WIB.

Aturan ini berlaku untuk kegiatan akad nikah, pemberkatan, upacara pernikahan di hotel dan gedung pertemuan, serta pertemuan yang sudah memiliki izin penyelenggara. Seluruh keluarga dan petugas diwajibkan sudah divaksinasi.

"Penyediaan makanan dalam akad nikah hanya diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang. Seluruh keluarga/tamu dan petugas diwajibkan sudah melakukan vaksinasi (dibuktikan dengan sertifikat vaksin)" tulis SK Kadisparekraf.

Simak juga 'Wacana Integrasi Tarif, Ini Biaya Angkutan Umum yang Diinginkan Warga DKI':

[Gambas:Video 20detik]