Panglima TNI Marah ke 2 Prajurit di Papua: Tak Peka Perlakukan Disabilitas

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 15:12 WIB
Panglima TNI bersama KSAL dan Polri ungkap perkembangan pencarian KRI Nanggala-402. Sejumlah barang turut ditampilkan dalam konferensi pers tersebut.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Seperti diketahui, video singkat yang menayangkan detik-detik dua pria berseragam Polisi Militer TNI Angkatan Udara (POM AU) menginjak kepala warga di Papua viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 21 detik, seperti dilihat detikcom, awalnya pria berkaus hitam dan celana pendek motif loreng marah mendatangi tenda makanan.

Dia tampak cekcok dengan pria bertopi. Namun pria bercelana pendek itu tak mengeluarkan sepatah kata pun.

"Ko dengar saya tidak?" bentak pria bertopi kepada pria berkaus hitam.

Pria berkaus hitam itu mengabaikan si pria bertopi dan malah membuka kausnya. Pria tersebut terus menatap ke arah samping pria bertopi.

Pria bertopi tampak mencoba menahan pria yang marah itu untuk tidak membuat kekacauan. Tak lama kemudian, datang dua personel TNI AU ke lokasi tersebut.

"Hei, hei, kenapa? Kenapa? Kau mabuk, kau? Kau mabuk, kau? Kau mabuk?" tanya salah satu personel POM AU kepada pria yang sudah bertelanjang dada itu.

Diduga pria yang hendak membuat keributan itu mabuk minuman keras (miras). Pria itu kemudian seperti bergumam, lalu dibawa menjauh dari lokasi keributan ke trotoar di tepi jalanan.

Pria yang marah tersebut lalu dibuat tengkurap di atas trotoar oleh prajurit TNI AU. Salah satu personel TNI AU tersebut menindih bagian punggung dan memegang tangan si pria.

Sementara itu, satu personel TNI lainnya terlihat menginjak kepala pria yang marah itu. Belakangan diketahui pria yang diinjak kepalanya itu adalah penyandang disabilitas.

"Terkait hal tersebut info yang diterima yang bersangkutan tunawicara," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama Indan Gilang Buldansyah kepada detikcom, pagi ini.


(aud/fjp)