Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Imbau Jajarannya Jadi Duta Vaksin

Mega Putra Ratya - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 12:25 WIB
Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani
Foto: Kemenag-Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani
Jakarta -

Saat ini, pemerintah dengan berbagai upaya tengah gencar melakukan program vaksinasi bagi masyarakat. Berdasarkan data Satgas COVID-19 Senin (26/07) angka vaksinasi pertama di Indonesia bertambah 258.346, dan angka vaksinasi kedua bertambah 223.374.

Dengan penambahan data vaksinasi pertama dan kedua, total jumlah vaksinasi pertama sudah mencapai 44.728.320 dan total jumlah vaksinasi kedua mencapai 18.129.878. Hal ini masih jauh dari target sasaran vaksinasi nasional yang mencapai angka 208.265.720.

Menyikapi program vaksinasi yang digalakkan oleh pemerintah, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag RI, Muhammad Ali Ramdhani, meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) Ditjen Pendis untuk menjadi duta vaksin di tengah-tengah masyarakat, di lingkungan masing-masing.

Menurut Ramdhani, sebagai ASN Ditjen Pendidikan Islam baik Pegawai Sipil Negara (PNS) maupun Non PNS, harus mendukung upaya yang tengah digalakan oleh pemerintah. Menurutnya, ASN Pendis harus mensosialisasikan apa yang menjadi program pemerintah dan mampu memfilter berita-berita hoax tentang vaksin.

"Mari kita sampaikan kepada masyarakat disekitar, tentang apa yang menjadi program pemerintah saat ini, khususnya program vaksinasi. Tentunya dengan pendekatan humanis," ujar Ramdhani di Jakarta, Selasa (27/07).

Menurut Ramdhani, ikhtiar lahiriah seperti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Budaya 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas perlu ditambahkan dengan ikhtiar bathiniah.

"Ikhtiar lahiriah perlu diperkuat dengan ikhtiar bathiniah yaitu dengan menerapkan budaya 5+1 M dan +1 nya adalah memanjatkan doa," ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, semua bisa berperan dalam rangka memutus rantai penyebaran COVID- 19. "Dengan taat dan patuh terhadap pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan serta dengan memanjatkan doa dan zikir berharap Allah segera menghapus pandemi dari bumi ini," terang Ramdhani.

Ditambahkan Ramdhani, dengan melakukan suntik vaksin, kita tidak hanya dapat melindungi diri kita sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitar Anda yang belum memiliki kekebalan terhadap virus corona. Vaksin COVID-19 diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengakhiri pandemi yang telah memakan banyak korban jiwa dan melumpuhkan aktivitas masyarakat.

"Keikutsertaan kita dalam program vaksinasi ini akan sangat membantu pemulihan negara," pungkasnya.

(mpr/mpr)