TNI AU Jelaskan Awal Mula Anggotanya Injak Kepala Warga di Merauke

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 20:46 WIB
Danlanud Adi Soemarmo, Kolonel Pnb Indan Gilang, Karanganyar, Senin (19/3/2018).
Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Jakarta -

Video seorang pria diamankan hingga diinjak kepalanya oleh oknum anggota TNI AU di Merauke, Papua, viral di media sosial (medsos). TNI AU menjelaskan pria tersebut diamankan lantaran sempat ribut saat dalam kondisi mabuk.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menyebut insiden itu terjadi di salah satu warung makan di Merauke pada Senin (27/7/2021). Saat itu, terjadi keributan antara seorang warga yang diduga mabuk tersebut dan pemilik warung makan.

"Insiden yang diawali oleh keributan seorang warga yang diduga mabuk dengan pemilik warung," kata Indan Gilang dalam keterangannya.

Indan menyebut saat itulah oknum POM AU datang ke lokasi dan berupaya melerai warga yang mabuk itu dengan pemilik warung. Saat proses penahanan warga yang mabuk itulah terjadi tindakan menginjak kepala yang dilakukan oleh salah satu oknum TNI AU tersebut.

"Melibatkan dua anggota POM AU yang bermaksud melerai, kini dalam penanganan petugas Lanud Merauke," ucapnya.

Indan memastikan kedua oknum TNI AU itu sudah ditahan oleh POM AU Lanud Merauke. Proses penyidikan terhadap keduanya, kata dia, juga masih berlangsung.

"Kedua oknum anggota Pomau Lanud Merauke, kini sudah ditahan dan dalam pengawasan Komandan Lanud Merauke. Proses penyidikan sedang dilakukan oleh Pomau Lanud Merauke. TNI AU tidak segan-segan menghukum sesuai tingkat kesalahannya," ujarnya.

Tonton video 'Soal Oknum TNI AU Injak Kepala Warga yang Berujung Pernyataan Maaf':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya TNI AU meminta maaf di halaman berikutnya.