Mendagri Soroti COVID di Tangsel: BOR 90%-Vaksinasi Belum Capai Target

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 17:22 WIB
Mendagri Tito Karnavian di Kantor Pemkot Tangsel
Mendagri Tito Karnavian di Kantor Pemkot Tangsel (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)
Tangerang Selatan -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti bed occupancy ratio (BOR) di rumah sakit wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang masih di atas 90 persen. Tito menilai kondisi tersebut harus diwaspadai.

"Saya memberi catatan khusus mengenai BOR. Bed occupancy ratio-nya masih di atas 90 persen. Hal ini perlu diwaspadai," ujar Tito kepada wartawan di kantor Pemkot Tangsel, Selasa (27/7/2021).

Tito menilai, jika BOR masih di atas 90 persen, artinya masyarakat masih merasa kesulitan mendapatkan tempat perawatan. Dia meminta Pemkot Tangsel perlu menambah kapasitas BOR di setiap rumah sakit.

"Karena kalau BOR di atas 90 persen, artinya masyarakat kesulitan untuk mendapatkan tempat perawatan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penambahan untuk bed COVID-19, baik dari rumah sakit pemerintah maupun swasta yang dikonversi untuk menjadi tempat perawatan COVID-19," kata Tito.

Tito juga meminta Pemkot Tangsel memperbanyak tempat isolasi mandiri yang terpusat. Hal tersebut bertujuan agar masyarakat yang dinyatakan reaktif COVID-19 dengan gejala ringan dapat dirawat di tempat tersebut.

"Kedua, memperbanyak tempat isolasi mandiri terpusat. Isolasi mandiri terpusat di tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan. Paling tidak sampai situ. Syukur kalau bisa sampai ke tingkat kampung lain. Jadi bagi masyarakat yang positif belum berat bisa dirawat di sana, tidak langsung masuk ke tempat perawatan COVID," tutur Tito.

Selain itu, Tito turut menyoroti tingkat vaksinasi di Kota Tangsel yang belum memenuhi target. Dia meminta Pemkot bekerja lebih giat untuk mempercepat program vaksinasi.

"Berarti kan ini masih relatif belum memenuhi target herd immunity untuk penduduk lebih-kurang hampir 2 juta. Kalau 70 persen, berarti 1,4 juta. Kalau 60 persen, 1,2 juta. Perlu kerja keras lagi. Tentunya kita harapkan Pemda melakukan adanya suplai vaksin yang cukup untuk Kota Tangerang Selatan, sehingga bisa dipercepat program vaksinasi," ucap Tito.

Kendati begitu, Tito tetap memberikan apresiasi kepada Pemkot Tangsel terkait pencairan insentif bagi tenaga kesehatan. Pencairan insentif dinilai Tito sudah terealisasi sekitar 98 persen dan tidak ada yang bermasalah.

"Nah untuk tenaga kesehatan yang ada di Tangerang Selatan sudah terealisasi lebih kurang 98 persen. Itu saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi, artinya tidak ada permasalahan untuk pemberian pencairan insentif tenaga kesehatan," kata Tito.

(aud/aud)