Resah Tak Dibayar, Eks Karyawan PT DI Serbu Istana
Senin, 27 Mar 2006 08:03 WIB
Jakarta - Sekitar 2.000 orang yang tergabung dalam Serikat Pekerja Forum Komunikasi Karyawan PT Dirgantara Indonesia (SPFKK-PTDI) pagi ini mulai berkonvoi di Jakarta.Konvoi dilakukan untuk menuntut hak dana pensiun yang belum terbayarkan. Dana pensiun yang semestinya dibayar sekitar Rp 200 miliar untuk 3.500 karyawan. "Pukul 08.30 WIB kita berangkat dari Ragunan (bumi perkemahan Ragunan, Jaksel- Red)," ujar Ketua SPFKK PTDI Arif Minardi yang dihubungi detikcom lewat telepon genggamnya, Senin (27/3/2006).Seperti aksi sebelumnya, mereka akan berkonvoi dengan menggunakan sepeda motor dan beberapa karyawan ada yang menggunakan mobil. Ini merupakan konvoi terbesar ke Jakarta untuk ke-18 kalinya.Menurut Arif, para mantan karyawan BUMN ini akan berunjuk rasa di Istana Negara sekitar 15 menit. Setelah itu mereka melanjutkan aksi ke kantor Kementerian BUMN di Jl Wahidin Raya. "Kita gak jadi (berdemo) ke MA dan DPR," tambahnya.Di kantor Kementerian BUMN, mereka akan bertahan sampai Menneg BUMN memenuhi tuntutan mereka.Rencananya peserta konvoi ini akan bertahan di Jakarta hingga tuntutan mereka dipenuhi atau setidaknya sampai Kamis 30 Maret 2006.Berdasarkan keputusan Panitia Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Pusat (P4P) pada 29 Januari 2004 dan diperkuat oleh keputusan Pangadilan Negeri Bandung pada 14 Januari 2005, yakni memberikan hak pensiun dalam kurun waktu 3 tahun. Namun kenyataannya hingga kini belum diberikan. Padahal sebelumnya Menneg BUMN Sugiharto sudah memberikan jaminan hak pensiun akan dibayarkan.Rute yang akan diambil konvoi adalah Warung Buncit, Mampang, Kuningan, Menteng, Istana, dan berakhir di kantor Kementerian BUMN. Anda yang biasa melalui jalur tersebut, siap-siap saja kena macet.
(ddn/)











































