Blair: Australia Sasaran Teror Kaum Ekstremis

Blair: Australia Sasaran Teror Kaum Ekstremis

- detikNews
Senin, 27 Mar 2006 06:22 WIB
Canberra - Australia berisiko tinggi terhadap serangan teroris dari kaum ekstremis. Risiko serupa juga menghantui Inggris.Demikian pernyataan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, saat mengunjungi Canberra, Australia, sebagaimana dilansir situs berita news.com.au, Senin (27/3/2006).Namun Blair membantah jika keputusan Australia dan Inggris bergabung dengan Amerika Serikat untuk menginvasi Irak sebagai faktor pemicu serangan teroris.Ancaman tersebut semata-mata karena Australia adalah negara multietnis yang terbuka."Semua negara di dunia, terutama negara-negara besar, saat ini berpotensi berada di bawah ancaman. Dan ekstremis akan menjadikan invasi ke Irak sebagai alasan," ujar Blair dalam sebuah wawancara televisi.Blair juga menyatakan serangan ke Irak bukanlah sesuatu yang harus disesali. Dalam pandangannya, dunia tidak akan lebih baik jika tidak dilakukan serangan ke Irak, beberapa tahun silam."Apakah anda berpikir Timur Tengah akan lebih aman jika Saddam Hussein saat ini masih berada di sana?" tandas Blair.Namun Blair tidak menyatakan tegas apakah ancaman teror berkaitan erat dengan ketegangan antara Australia dengan Indonesia, terkait pemberian visa sementara terhadap 42 warga Papua. (ddn/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads