HTI Ancam Duduki Kedubes Aussie

HTI Ancam Duduki Kedubes Aussie

- detikNews
Minggu, 26 Mar 2006 13:34 WIB
Jakarta - Perlakuan pemerintah Australia yang memberikan visa sementara kepada 42 warga papua telah melukai hati rakyat Indonesia, termasuk juga massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Kelompok itu mengancam akan melakukan demo besar-besaran di depan kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Australia."Kapan persisnya kita demo, masih dilihat dulu perkembangan dalam minggu-minggu besok," ujar Juru Bicara HTI Ismail Yusanto di sela-sela mendukung Rancangan Undang Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (26/3/2006).Menurut Ismail, pemerintah seharusnya mewaspadai maksud di balik pemberian visa sementara kepada 42 warga yang disinyalir merupakan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pasalnya, 42 warga papua itu berniat memisahkan diri dari NKRI. Oleh karena itu, tambah Ismail, pemerintah harus menentang usaha 42 warga Papua yang akan keluar dari kedaulatan Indonesia itu.Pemerintah Australia pada 23 Maret lalu memberikan visa sementara kepada 42 dari 43 warga Papua. Mereka keluar Indonesia dengan alasan dikejar-kejar oleh militer Indonesia. Setibanya di Australia, mereka ditempatkan sebagai tahanan di Pulau Crismast. Setelah visa sementara keluar, mereka akan tinggal di Melbourne. (nik/)


Berita Terkait