Ada Warga Belum Terima Bansos, Risma: Usulan Penerima dari Daerah

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 14:44 WIB
Mensos Tri Rismaharini
Mensos Tri Rismaharini (Foto: dok. screenshot YouTube Setpres)
Jakarta -

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menjawab pertanyaan terkait masih adanya warga yang belum menerima bansos terkait Corona. Risma mengatakan hal itu terjadi karena usulan penerima bansos datang dari pemerintah daerah.

"Jadi kami kembalikan bahwa sesuai dengan UU Nomor 13 tahun 2011 sejak Januari saya menyerahkan data itu ke daerah, jadi usulan penerima bantuan sosial kita serahkan kepada daerah, jadi kami tidak melakukan verivali (verifikasi dan validasi) jadi kami hanya cek kecocokan dengan data kependudukan, ok begitu cocok maka kemudian kita terima," kata Risma, dalam konferensi pers yang disiarkan virtual di YouTube Setpres, Senin (26/7/2021).

"Nah jadi sesuai dengan UU kita kembalikan verivali data itu ke daerah, ini kenapa tidak terima, maka daerahlah yang berhak memberikan usulan kepada kami," kata Risma.

Ia mencontohkan kemarin ada yang menanyakan mengapa data penerima dihapus, ternyata setelah dicek yang menghapus data tersebut adalah pemerintah daerah.

"Contohnya kemarin juga di lapangan, Bu ini kenapa dihapus, ternyata setelah kita cek ternyata daerah yang menghapus bukan kami yang menghapus. Jadi seperti itu, jadi kita kembalikan sesuai amanat UU No 13 Tahun 2011 tentang fakir miskin," kata Risma.

Diketahui terkait pelaksanaan PPKM level 4 ini pemerintah menambah bantuan sosial berupa BPNT atau bantuan pangan non tunai atau kartu sembako senilai Rp 200 ribu untuk 2 bulan kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat. Selain itu, Risma mengatakan sejak Januari pihaknya telah menerima usulan tambahan 5,9 juta penerima bantuan sembako Rp 200 ribu.

"Tadi saya sampaikan, sejak saya menjadi menteri, maka usulan itu adalah dari daerah, ternyata ada penambahan jumlah kurang lebih 5,9 juta kepala keluarga yang diusulkan baru oleh daerah untuk menerima bantuan. Nah 5,9 juta ini juga kami usulkan kepada Kementerian Keuangan untuk mendapatkan bantuan sebesar Rp 200 ribu per bulan, itu akan diberikan mulai Juli sampai dengan Desember. Jadi penerima bantuan BPNT bantuan pangan non tunai atau sembako itu totalnya 18,8 juta ditambah 5,9 juta baru sesuai usulan daerah," ujar Risma.

Simak video 'Penerima Kartu Sembako Ditambah 5,9 Juta, Berapa Nominalnya?':

[Gambas:Video 20detik]






(yld/imk)