Menkes: Angka Tes COVID-19 Pasti Turun Tiap Libur, Tak Usah Panik

Tim detikcom - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 14:28 WIB
Pemerintah terus berupaya dalam meningkatkan testing dan tracing di permukiman padat penduduk guna memutus mata rantai penyebaran Corona.
Foto ilustrasi tes COVID-19. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan kecenderungan jumlah tes COVID-19 yang menurun seiring turunnya kasus terkonfirmasi COVID-19 belakangan ini. Dia mengakui, jumlah tes selalu menurun saat hari libur.

"Saya mesti jelaskan teman-teman, setiap hari libur dan sehari sesudahnya, testing pasti turun," kata Budi dalam keterangan pers via kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (26/7/2021).

Dia menjelaskan, pola penurunan jumlah tes terlihat selama 40 pekan hingga 50 pekan terakhir. Polanya adalah jumlah tes menurun tiap hari Sabtu, Minggu, atau hari libur.

"Jadi kalau kemudian hari Jumat tinggi, Sabtu turun, tidak usah panik. Ya kan pasti turun, hari Minggu pasti turun, Senin-nya juga karena Minggu libur nggak banyak orang cek pasti turun. Nanti naik lagi," tutur Budi.

Belum lama ini, ada Hari Raya Idul Adha. Jumlah tes juga menurun saat Idul Adha, namun tes bisa naik lagi setelah hari libur berlalu.

Dia menyarankan agar publik tidak melihat dinamika jumlah tes virus Corona per hari saja, melainkan melihat secara lebih luas yakni pola per pekan. Cara melihat dengan perspektif per pekan ini disebutnya juga diterapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"WHO juga tahu bahwa testing itu berfluktuasi. Mereka menampilkan data testing selalu rata-rata tujuh hari karena ada saat-saat di mana kita libur," kata Budi.

(dnu/imk)