Menhub Bagikan Sembako ke Driver Ojol hingga Angkot di Bogor

Khoirul Anam - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 10:49 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di dampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Walikota Bogor Bima Arya bertemu dengan sejumlah pengemudi transportasi umum baik ojek online, angkot, bus AKAP, dan angkutan lainnya di Bogor dan membagikan sekitar 500 paket sembako. Adapun pembagian sembako diterima secara simbolis oleh 10 orang perwakilan pengemudi.

Diketahui, pemberian sembako diinisiasi oleh Kemenhub, Korlantas Polri, dan Jasa Raharja sebagai bentuk solidaritas dan perhatian pemerintah kepada para pengemudi ojol, taksi online, bus AKAP, dan angkutan lainnya di masa sulit akibat pandemi COVID-19. Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah semangat para pengemudi untuk tetap menjalankan pekerjaannya melayani masyarakat.

"Saya senang sekali hari ini bisa berkomunikasi dan bertemu dengan rekan-rekan ojol dan angkutan umum. Terima kasih kepada Pak Walikota Bogor yang sudah memfasilitasi ini," kata Budi Karya dalam keterangan tertulis, Senin (26/7/2021).

Dalam kegiatan itu, beberapa hal yang dibicarakan Budi Karya dengan para pengemudi ojol dan angkutan umum di kota Bogor terkait Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) dan vaksinasi.

Ia menjelaskan, terkait dengan syarat STRP bagi para pengemudi ojol tidak akan mempersulit para mereka karena telah dibuat secara kolektif oleh masing-masing pihak aplikator. Para pengemudi bisa menunjukkan surat tersebut saat melewati pos penyekatan dan diimbau tetap memakai atributnya agar mudah dikenali petugas.

"Jadi bagi para pengemudi ojol dan angkutan umum lainnya di kota Bogor, kami berupaya mempermudah agar rekan-rekan tetap dapat bekerja di tengah masa pandemi ini. Karena kalian turut berkontribusi bagi pergerakan roda perekonomian di tengah situasi yang sulit ini," katanya.

Lebih lanjut, Budi Karya mengatakan, pihaknya telah melapor ke Menko Perekonomian untuk memperbanyak jatah vaksinasi bagi para pengemudi transportasi umum karena pengemudi sebagai salah satu garda terdepan pelayanan transportasi yang harus mendapatkan perlindungan maksimal.

"Kami terus mendorong upaya CSR baik dari Kemenhub, Korlantas Polri, Jasa Raharja, pemda, dan operator transportasi untuk menggiatkan kegiatan vaksinasi di daerah-daerah, khususnya bagi para pekerja transportasi," ungkapnya.

Budi Karya mengajak para pengemudi transportasi baik ojol, angkot, bus, dan angkutan lainnya, agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan saat bertugas, yaitu dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.

Sementara itu, Airlangga menyebut, pemerintah akan terus mendorong percepatan penyampaian bantuan sosial bagi masyarakat di masa PPKM. Ia berharap program bantuan sosial dapat membantu masyarakat dalam upaya menahan laju penyebaran COVID-19 dan mempertahankan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Bogor Bima Arya mengatakan anggaran pemerintah daerah terbatas dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini. Bima Arya mengapresiasi adanya bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah pusat dan pihak-pihak lainnya.

Simak video 'Dampak PPKM, Kakorlantas Bagikan Sembako ke Permukiman Pemulung di Cakung':

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)