PM Howard Mengerti Kemarahan Indonesia

PM Howard Mengerti Kemarahan Indonesia

- detikNews
Minggu, 26 Mar 2006 07:08 WIB
Canberra - Perdana Menteri (PM) Australia John Howard percaya reaksi Indonesia terhadap Australia terkait pemberian visa terhadap 42 warga Papua dapat dimengerti.Juru bicara untuk Howard menyatakan, PM dapat memahami keputusan pemerintah Indonesia yang memindahkan duta besarnya dari Australia. "Pemerintah Australia pun tidak mempertanyakan kedaulatan Indonesia atas Papua," ujarnya seperti dikutip dari kantor berita The Australian, Minggu (26/3/2006).Dia juga mengatakan, hubungan telepon yang dilakukan antara Howard dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Kamis (23/3) lalu tidak pernah terjadi. "Satu-satunya telepon antara dua pemimpin itu terjadi beberapa minggu lalu ketika SBY menghubungi Howard," ujarnya. Akibat perselisihan ini, Indonesia segera memerintahkan memanggil duta besarnya dari Canberra. Kedatangan Duta Besar Hamzah Thayeb diumumkan kurang dari 24 jam setelah Duta Besar Australia Bill Farmer dipanggil Menteri Luar Negeri untuk sebuah protes diplomatik.Seperti diketahui, peminta suaka asal Papua tiba di Cape York pada Januari lalu setelah menghabiskan waktu selama 5 hari di laut dalam perahu. Salah satu warga Papua yang tiba diketahui masih memiliki surat permintaan suaka. (ary/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads