KSAD: Latihan Gabungan Garuda Shield Pererat Persahabatan TNI AD-Tentara AS

Antara News - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 03:05 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menggelar konferensi pers terkait Aprilia Manganang.
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkap tujuan adanya latihan gabungan Garuda Shield antara TNI AD dengan tentara angkatan darat Amerika Serikat (US Army). Dia ingin agar persahabatan kedua lembaga militer itu semakin erat.

"Saya ingin melakukan yang lebih baik di tahun ini dibanding tahun sebelumnya, dan hubungan kerja sama kita menjadi lebih baik dari yang pernah ada," kata Jenderal Andika, seperti dilansir Antara, Senin (26/7/2021).

Andika mengatakan dirinya memang sangat menantikan adanya latihan bersama itu. Latihan gabungan tersebut rencananya akan digelar di tiga titik area latihan, yakni Baturaja, Makalisung, dan Amborawang.

"Saya menantikan melihat latihan gabungan Garuda Shield-15/2021 antara prajurit TNI AD dan prajurit Angkatan Darat Amerika Serikat akan berjalan, ini hal pertama bagi kami kedatangan para personel US Army. Dan kami juga menantikan personel TNI AD lebih dekat dengan prajurit US Army," ucapnya.

Dia pun meyakini latihan gabungan itu menjadi hal yang sangat dinantikan oleh para prajurit yang akan terlibat. Hal itu juga akan menjadi pengalaman yang baru bagi para personel TNI AD.

Commanding General of USARPAC General Charles A Flynn juga merasakan hal yang sama. Dia yang sudah beberapa kali ke Indonesia juga menantikan untuk dapat hadir dalam Garuda Shield.

"Benar sekali, kami juga sangat menantikan hal tersebut. Dan saya sudah beberapa kali ke Indonesia, sangat ingin kembali ke sana, sehingga saya juga sangat menantikan karena program ini seperti latihan multinasional Pasifik, menjelajah ke wilayah negara lain," ujar General Charles A Flynn.

Dia juga mengatakan program Garuda Shield akan menjadi hal yang sangat baik. Sebab, kata dia, pusat pelatihan tempur di Baturaja sama seperti pusat pelatihan tempur yang ada di Eropa, maupun Amerika Serikat, dan yang akan dibangun di wilayah Pasifik.

(fas/fas)