100 Ribu Demonstran Tuntut Thaksin Mundur
Sabtu, 25 Mar 2006 23:24 WIB
Bangkok - Demonstrasi menuntut agar Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra mundur dari jabatannya sebelum Pemilu digelar kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh sekitar 100 ribu pengunjuk rasa yang berunjuk rasa di depan kantor Thaksin. Seperti dilaporkan dari kantor berita Associated Press, Sabtu (25/3/2006), para demonstran itu melakukan aksi selayaknya pemain band. Mereka menyanyikan lagu "Thaksin, keluar!". Dan hampir 5 ribu petugas kepolisian berjaga-jaga di lokasi aksi. Pihak kepolisian menyatakan mereka takut jika ada provokator yang mencoba bergabung.Tiga jam sebelum aksi, sekitar 30 ribu massa telah berkumpul di kantor Thaksin. Sebagian besar mengenakan ikat kepala berwarna kuning yang ebrtuliskan "Save The Nation."Lambat laun massa dari berbagai kalangan berkumpul hingga 100 ribu pengunjuk rasa. Aksi menuntut agar Thaksin mundur ini telah berlangsung hampir sekitar 2 minggu. Massa menyatakan bahwa selama memerintah Thaksin telah melakukan korupsi dan menyalahgunakan wewenangnya sebagai PM."Kami di sini untuk memecat Thaksin dari kantornya," kata salah seorang pengunjuk rasa Wanwipha Maenmanede yang datang bersama suaminya dan anak perempuannya yang berusia 13 tahun. "Dia adalah PM terkorup dalam sejarah negeri ini," tandasnya.
(ary/)











































