Majalah Syur Makin Sulit Didapatkan
Sabtu, 25 Mar 2006 19:06 WIB
Jakarta - Anda penggemar tabloid dan majalah syur? Niscaya anda akan kesulitan memperolehnya sekarang. Mungkin ini imbas dari adanya RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi.Hasil pengamatan detikcom di Terminal Blok M, Sabtu (25/03/2006) membuktikannya. Setelah berkeliling mengubek-ubek seantero terminal dan Pasar Blok M, detikcom tidak berhasil menemukan majalah atau tabloid syur yang disenangi banyak laki-laki ini."Barangnya gak masuk lagi, Bang," ujar karyawan agen majalah dan tabloid Harianja, Simbolon saat ditemui detikcom yang menanyakan tabloid Lipstick yang terkenal syur itu. "Kayaknya udah tidak terbit lagi tuh. Sekarang kita tidak ada barang-barang yang begitu," ketus Simbolon.Simbolon mengaku dulunya menjual tabloid dan majalah seperti itu. "Tapi sejak ada penertiban dari Polda, kita tidak berani menaruh lagi," tambahnya. Ternyata penertiban dari polisi cukup ampuh juga mengatasi peredaran majalah dan tabloid syur ini.Akibat tidak menjual majalah-majalah syur lagi, Simbolon mengaku pihaknya mengalami penurunan omzet. Menurut Simbolon dirinya tetap saja tidak berani menjual majalah syur itu, meski dilakukan secara sembunyi-sembunyi. "Dulu kita dibawa ke kantor polisi, diperiksa, dan disuruh bikin surat perjanjian tidak akan menjual yang seperti itu lagi," terang Simbolon. "Lihat saja sendiri, Bang. Kita tidak jual kan yang begituan," tandasnya.
(ary/)











































