Beragam Faktor Angka Kematian COVID-19 Meningkat Sepekan Terakhir

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 25 Jul 2021 09:40 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan (KEMENKO MARVES)
Jakarta -

Kasus kematian COVID-19 meningkat tajam dalam sepekan terakhir. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap beragam faktor yang melatarbelakanginya.

"Dari hasil penelitian tim di lapangan, angka kematian meningkat karena beberapa faktor: kapasitas RS yang sudah penuh, pasien yang ketika datang saturasinya sudah buruk, serta meninggal karena tidak terpantau ketika melakukan isolasi mandiri di rumah," kata Luhut dalam dalam keterangannya, Sabtu (24/7/2021).

Luhut juga menyebut rata-rata pasien yang meninggal menderita komorbid belum menerima vaksinasi. Atas hal itu, Luhut meminta ada upaya intervensi terkait sejumlah faktor tersebut.

"Setelah memahami faktor-faktor ini, kita harus melakukan intervensi untuk mengurangi angka kematian secara cepat," ucapnya.

Langkah Intervensi

Luhut membeberkan langkah-langkah intervensi yang harus dilakukan, di antaranya meningkatkan kapasitas ICU dari RS dengan oksigen sentral pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kematian tinggi, menyediakan isolasi terpusat dan terpantau bagi pasien risiko tinggi yang melakukan isolasi mandiri, serta koordinasi antara Dinas Kesehatan dan TNI untuk memperoleh akses paket obat gratis dari Presiden. Selain itu, Satuan Tugas (Satgas) PPKM di level desa harus kembali diaktifkan dan melakukan pemantauan ketat terhadap setiap warga yang terindikasi mengalami gejala COVID-19.

Tak hanya itu, dia memastikan pemerintah secara berkala juga akan menerapkan pemantauan angka kematian dengan kerangka yang mencakup jumlah kasus kematian yang sudah divaksin, kasus komorbid, klasifikasi usia, ketersediaan akses terhadap obat-obatan, perawatan oksigen, pentahapan penyakit dan paparan terhadap badai sitokin serta lokasi kematian. Dia meminta semua pihak bahu-membahu mengatasi persoalan ini.

"Kunci dalam menangani pandemi ini adalah disiplin dan kerja bahu-membahu. Dengan bersama-sama dan konsisten melakukan dan meningkatkan testing dan tracing, diharapkan mata rantai ini akan terputus," ucap Luhut.

Simak juga 'Luhut: Angka Orang Meninggal karena COVID-Sudah Divaksin Sangat Rendah':

[Gambas:Video 20detik]

(knv/gbr)