Pria Bawa Senpi di Parkiran Apartemen Jakbar Ngaku Direktur Perusahaan

Nur Aziza - detikNews
Minggu, 25 Jul 2021 09:14 WIB
Sarmili (tengah) menjelaskan soal insiden bawa senpi di parkiran apartemen di Cengkareng, Jakbar, Sabtu (24/7/2021).
Foto: Sarmili (tengah) menjelaskan soal insiden bawa senpi di parkiran apartemen di Cengkareng, Jakbar (Nur Aziza/detikcom)
Jakarta -

Sarmili, pria berpistol di Cengkareng, Jakarta Barat, yang cekcok dengan penghuni apartemen mengaku sebagai direktur di sebuah perusahaan properti. Sarmili mengaku ajukan kepemilikan senjata api itu untuk membentengi dirinya dari bahaya orang luar saat kunjungan ke luar daerah.

"Kalau saya memperoleh senjata api itu karena bertentangan karena apa kebutuhan saya sendiri pribadi karena saya sering ditugaskan perusahaan keluar daerah seperti Medan, Riau, dan daerah terpencil. Jadi karena di sana saya takut membahayakan diri saya, makanya saya mengajukan untuk pembuatan pembekalan diri saya bela diri atas nama tugas sebagai direktur," kata Sarmili saat jumpa pers di kantor PCNU Jakarta Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, seperti dikutip, Minggu (25/7/2021).

Sarmili menerangkan perizinan kepemilikan senjata api tersebut telah dikeluarkan hampir satu tahun lamanya. Dia menyebut jenisnya adalah senjata karet.

"Keluar izin hampir satu tahun. Senjata karet", ungkapnya.

Sarmili mengatakan senjata api ini memiliki lapisan pelindung seperti sarung. Sarmili menegaskan senjata api ini harus dibawa kemana pun dia pergi.

"Sarung dalam, hati-hati. Memang harus terbiasa, tiap hari dibawa, tidak boleh ditinggal di rumah," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Home Industry Senpi Ilegal di Blitar Dibongkar, Produksinya Kaliber Besar':

[Gambas:Video 20detik]