PPKM Level 4 Disarankan Tak Dilonggarkan, Kemenkes: Tunggu Saja Finalnya

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 25 Jul 2021 05:48 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi
Siti Nadia Tarmizi (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Eks pejabat Kementerian Kesehatan sekaligus mantan direktur WHO, Profesor Tjandra Yoga Aditama, menyarankan agar PPKM level 4 tak dilonggarkan. Kemenkes mengajak publik untuk menantikan hasil akhir evaluasi dari pemerintah, apakah akhirnya PPKM Level 4 dilanjut atau dilonggarkan (relaksasi).

"Kita sudah menjalankan PPKM level 4 ya berarti kita memang melakukan pengetatan pembatasan sosial ya," kata Jubir Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi kepada wartawan, Sabtu (24/7/2021).

Saran Prof Tjandra sejalan dengan anjuran WHO, bahwa Indonesia memerlukan public health and social measure (PHSM) yang ketat. Namun, hingga kini belum ada keputusan pemerintah soal nasib PPKM selanjutnya.

"Kita tunggu saja finalnya ya," ujar Nadia.

Hingga kini belum ada keputusan kebijakan setelah 25 Juli, apakah PPKM akan dilonggarkan atau tidak. Mantan pejabat Kemenkes dan WHO, Prof Tjandra sebelumnya menyarankan PPKM level 4 dipertahankan tanpa pelonggaran.

"Sejalan dengan anjuran WHO, Indonesia dalam situation report 21 Juli 2021 beberapa hari yang lalu, maka situasi Indonesia sekarang memerlukan public health and social measure (PHSM) yang ketat (stringent), tentu dalam bentuk pembatasan sosial dan pembatasan pergerakan (movement restriction)," kata Profesor Tjandra Yoga Aditama dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/7).

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan juga 'Syarat Agar Level PPKM Suatu Daerah Bisa Turun':

[Gambas:Video 20detik]