Tolak Kibar Bendera Putih, Dasco Minta Oposisi Ikut Bantu Lawan COVID

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 25 Jul 2021 00:34 WIB
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Dok. Istimewa).
Foto: Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Dok. Istimewa).
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad meminta agar semua pihak termasuk oposisi pemerintah untuk ikut membantu melawan COVID-19. Dasco meminta agar semua pihak tidak menyerah dalam melawan pandemi Corona yang semakin di Indonesia meningkat akhir-akhir ini.

"Tidak ada kata menyerah atau mengibarkan bendera putih. Sebagai satu nusa dan satu bangsa, semangat kita adalah Merah Putih. Tidak ada warna lain, tidak ada kepentingan politik yang lain. Tidak ada istilah pendukung pemerintah dan oposisi dalam penanganan pandemi ini, oposisi harus bersatu. Mari kita bersama lawan COVID-19," kata Dasco, dalam keterangannya, Sabtu (24/72021).

Tak hanya opisisi dan masyarakat, Dasco juga meminta agar pejabat negara di seluruh tingkatan satu suara dan terjun langsung ke lapangan melayani masyarakat. Dia menegaskan program bansos, fasilitas kesehatan, hingga oksigen harus terpenuhi dari hingga ke wilayah terpencil.

"Pejabat negara baik di tingkat pusat hingga daerah harus satu suara dan terjun langsung kelapangan, memastikan program bantuan sosial berjalan dengan baik, ketersediaan fasilitas kesehatan, oksigen serta obat-obatan terpenuhi dari hulu hingga hingga hilir, bahkan hingga ke desa-desa dan juga pulau kecil terluar, negara harus hadir," tegas Dasco.

Lebih lanjut, Dasco meminta agar lembaga negara seperti BPOM bertindak cepat sesuai tugas dan fungsinya di tengah situasi darurat saat ini.

"Lembaga negara yang berkompeten, yaitu BPOM agar melakukan langkah-langkah yang cepat dan tepat di tengah kedaruratan seperti saat ini," ucap Dasco.

Ketua Harian Partai Gerindra ini menyakini Indonesia akan menang dan terbebas dari ancaman pandemi.

"Dengan catatan kita harus disiplin menerapkan prokes, menjaga semangat gotong royong dan memiliki kesadaran, bahwa pandemi ini adalah tanggungjawab kita bersama atas nama kemanusiaan," ujar Dasco.

(maa/maa)