MMI Bilang Buyung & Rendra Takut Datang Diskusi RUU APP
Sabtu, 25 Mar 2006 11:01 WIB
Jakarta - Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) meluapkan kekecewaannya terhadap sejumlah tokoh yang tidak hadir dalam diskusi RUU Pornografi dan Pornoaksi (APP) yang diadakannya. Tokoh yang disebut MMI sangat lantang menolak RUU APP seperti Todung Mulya Lubis, WS Rendra, Adnan Buyung Nasution dan Gubernur Bali dibilang takut berdebat di depan publik."Ketidakdatangan mereka memperlihatkan ketidakberanian mereka berdebat di depan publik. Kalau mereka menolak, apa sih yang mereka tolak," kata Ketua Umum Lajnah Perwakilan Wilayah (LPW) DKI Jakarta MMI, Harif Amir Falah di Wisma PKBI, Jl Hang Jebat, Jakarta Selatan, Sabtu (25/3/2006).Harif kemudian memaparkan alasan-alasan yang dibuat oleh tokoh yang tidak datang itu.Disebutnya, WS Rendra tidak datang karena meminta bayaran Rp 15 juta. Kemudian MMI menjawab, "Kami akan bayar anda Rp 30 juta jika anda menang dalam debat ini. Tapi jika anda kalah, cukup membayar Rp 15 juta kepada kami"."Ternyata sampai hari ini tidak ada jawaban dari WS Rendra dan tidak ada konfirmasi kehadiran," tuturnya.Sedangkan Buyung, menurut Harif, tidak datang karena mengaku ada kesibukan melakukan wawancara dengan televisi asing. "Kalau Todung sedang berada di Aceh dan Gubernur Bali tidak ada jawaban," ujarnya.Debat RUU APP ini sudah dimulai sejak pukul 10.15 WIB. Para pendebat adalah Wakil Amir MMI Muhammad Tholib, Ketua Pansus RUU APP DPR Balkan Kaplale dan Kordinator Divisi Reformasi Hukum dan Kebijakan Komnas Perempuan, R Husna Mulya. Hamir menegaskan, pada awalnya RUU APP bukanlah agenda kelompok Islam semata. Organisasi yang pertama kali mengusulkan RUU APP adalah Kowani yang membawahi 78 organisasi perempuan dan kementerian negara pemberdayaan perempuan. "Jadi orang salah mengatakan RUU APP ini adalah agenda orang Islam," tegasnya.Di dalam siaran persnya, MMI menyerukan para anggota DPR dan unsur-unsur masyarakat yang menolak RUU APP untuk mengerti bahwa mereka berhadapan dengan kekuatan-kekuatan elemen masyarakat yang memiliki nurani.
(atq/)











































