Logonya Dicatut Seruan Demo, Gojek Imbau Mitra Tak Terprovokasi

Erika Dyah - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 18:36 WIB
Logonya Dicatut untuk Seruan Demo, Gojek Imbau Mitra Tak Terprovokasi
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Gojek menanggapi perihal keberadaan logo perusahaan yang digunakan dalam poster ajakan atau seruan aksi massa. Konten yang viral beredar melalui pesan instan dan media sosial dipastikannya merupakan bentuk pelanggaran atas penyalahgunaan logo perusahaan.

SVP Corporate Affairs Gojek, Rubi W. Purnomo menjelaskan hal tersebut dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab. Menurutnya, tindakan tersebut tidak merepresentasikan sikap Gojek maupun mitra-mitra drivernya yang selama ini telah menaati protokol kesehatan serta menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat selama pandemi COVID-19.

"Kami sangat menyayangkan penyalahgunaan logo Gojek tanpa izin dan sepengetahuan kami pada konten atau poster terkait unjuk rasa dan kegiatan politik. Secara tegas kami juga telah mengatur penggunaan atribut kepada seluruh mitra driver untuk digunakan sebagaimana mestinya dan tidak digunakan untuk kegiatan yang tidak berhubungan dengan Gojek," tegas Rubi dalam keterangan tertulis, Jumat (23/7/2021).

Rubi pun mengimbau kepada mitra driver untuk senantiasa menaati aturan pemerintah terkait PPKM Level 4, termasuk menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan kerumunan untuk meminimalisir risiko paparan COVID-19 yang lebih luas.

"Kami juga mengimbau mitra driver Gojek untuk tidak terprovokasi dan tetap beroperasi seperti biasa dengan mengedepankan protokol kesehatan yang sesuai ketentuan," tambahnya.

Lebih lanjut, Rubi menjelaskan Gojek tetap menjadi garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di wilayah Jawa dan Bali saat ini. Ia menambahkan pihaknya mengedepankan protokol kesehatan dan mematuhi aturan operasional yang ditetapkan Pemerintah.

Ia memaparkan kesiapan Gojek selama pemberlakuan PPKM Level 4 yang meliputi keberlanjutan dari dua fokus utama, yakni dukungan Gojek terhadap percepatan program vaksinasi Pemerintah, serta penerapan #ProteksiEkstra pada layanan-layanan yang semakin diperketat. Ia menilai kedua hal ini penting untuk dilakukan guna menjaga keamanan dan kenyamanan baik pelanggan maupun mitra driver.

Selain itu, Rubi juga menyebutkan beberapa poin #ProteksiEkstra yang menjadi protokol kesehatan untuk seluruh layanan dalam ekosistem Gojek, antara lain.

Fitur Ceklis Protokol Kesehatan dan Selfie Verifikasi Masker di aplikasi mitra driver

  • Pengoperasian Zona NyAman (titik tunggu atau pemesanan GoRide dan GoCar Instan yang dilengkapi protokol kesehatan ketat) di puluhan titik di lokasi strategis
  • Penggunaan sekat pelindung di armada GoCar dan GoRide
  • Pemasangan air purifier di ribuan armada GoCar di Jabodetabek
  • Fitur informasi status vaksinasi mitra driver di aplikasi Gojek versi terbaru
  • Teknologi Geofencing yang dapat menghindarkan mitra dari berkerumun
  • Layanan contactless delivery pada layanan pengantaran makanan dan barang


Simak Video "Saat Para Driver Ojol Komitmen Tak Ikut Aksi 24 Juli Berbuah Apresiasi"
[Gambas:Video 20detik]
(akd/ega)