Pengadilan Minta Reaktor Nuklir Jepang Ditutup

Pengadilan Minta Reaktor Nuklir Jepang Ditutup

- detikNews
Sabtu, 25 Mar 2006 06:46 WIB
Ishikawa - Pengadilan Jepang meminta reaktor nuklir Shika ditutup. Sebab, dikhawatirkan menimbulkan bahaya. Situs BBC, Sabtu (25/3/2006), melansir reaktor yang berada di Ishikawa, barat lau Tokyo itu, dianggap akan membahayakan keselamatan warga setempat. Ditakutkan akan menimbulkan kebocoran radiasi selama gempa bumi.Perusahaan yang mengoperasikan reaktor tersebut menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan hakim. Perusahaan itu akan menempuh seluruh langkah untuk menjamin keselamatan reaktor jika terjadi gempa bumi.Jepang memang terkenal sangat tergantung pada kekuatan nuklir. Sepertiga kebutuhan listrik dihasilkan dari energi nuklir. Namun, ketergantungan itu mulai goyah sejak adanya serangkaian insiden menyangkut keamanan nuklir dalam beberapa tahun terakhir. Reaktor tersebut merupakan fasilitas nuklir paling modern di Jepang. Tentu saja keputusan pengadilan ini mengundang pertanyaan mengenai nasib ke-54 reaktor lain yang beroperasi.Jepang merupakan salah satu negara yang secara geologis tidak stabil. Sehingga sulit untuk membangun reaktor tenaga nuklir yang tiddak berada di kawasan gempa. (ton/)


Berita Terkait