Round-Up

Yang Sebenarnya Terjadi di Medan Saat Polisi Diam di Tengah Tawuran

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 22:03 WIB

Pendeta Tegaskan Tak Ada Gereja Dibakar

Pendeta Gereja Pentakosta di Belawan, Pdt MJ Sinaga, mengatakan memang ada bom molotov yang ditemukan di halaman gerejanya. Namun dia mengatakan bom molotov itu bukan sengaja dilempar untuk membakar gereja saat tawuran terjadi.

Dia mengatakan bom molotov itu dilempar secara asal-asalan oleh para pelaku tawuran ke rumah-rumah warga. Salah satunya, kata MJ Sinaga, nyasar ke halaman gereja.

"Kami pastikan gereja kami tidak dibakar. Bom molotov itu juga bukan bom molotov yang sengaja dilempar dengan sasaran gereja," ujar Pdt MJ Sinaga dalam keterangannya.

Dia mengatakan aktivitas di Gereja Pentakosta tidak terganggu. Menurutnya, aktivitas saat ini berjalan normal seperti biasa. Dia berharap warga tidak terpancing isu yang tidak benar.

"Aktivitas di gereja kami sudah normal, bagian pintu yang sebelumnya sedikit kotor, juga sudah dicat kembali. Kami juga sudah menginfokan ke seluruh pendeta, untuk menjelaskan jika tidak ada gereja dibakar, agar tidak ada yang terpancing isu tidak benar yang menyebut jika ada gereja dibakar. Karena kami pastikan tidak ada gereja dibakar," sebutnya.

6 Orang Ditangkap

Polisi telah menangkap enam orang terkait tawuran yang terjadi pada Rabu (21/7) dini hari itu. Keenam orang itu diduga sebagai provokator.

"Polres Pelabuhan Belawan telah mengamankan enam orang sebagai provokator. Kita akan kejar terus pelaku-pelaku lainnya yang terlibat. Ini sudah meresahkan masyarakat," sebut Hadi.

Dia mengatakan kondisi di Belawan sudah kondusif. Dia berharap warga tidak terpicu provokasi lagi agar tawuran tak terulang.

"Situasi di Belawan kondusif. Kapolres, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga bergotong royong membersihkan lokasi bekas tawuran. Walaupun begitu, Polda Sumut terus berjaga-jaga dengan menurunkan personel Brimob dan Samapta untuk mem-backup Polres," ucapnya.


(haf/fas)