Polisi Ungkap Pemicu Tawuran Berujung Hoax Gereja di Medan Dibakar

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 19:26 WIB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi (Dok. Istimewa)
Medan -

Polisi mengungkap pemicu tawuran berujung hoax soal gereja di Medan, Sumatera Utara (Sumut), dibakar. Polisi menyebut tawuran itu dipicu masalah sepele.

"Mereka baku lihat plotot aja dijadikan tawuran. Selama ini dipicu hal-hal sepele," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi kepada wartawan, Kamis (22/7/2021).

Selain itu, Hadi menuturkan pelaku yang diamankan dalam aksi tawuran antarwarga itu masih di bawah umur. Dia menyebut mereka yang ditangkap berstatus masih pelajar.

"Pelaku yang diamankan masih pelajar juga," ucap Hadi.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 4 menit 18 detik yang menunjukkan Kapolsek Belawan, Kompol Daniel, sedang berada di sekitar lokasi tawuran. Video itu diunggah oleh akun Facebook bernama Maya Simanjuntak.

"Ngapain Bapak di sini berdiri? Ngapain berdiri sendiri kalian? Apa tindakan? Ini kapolsek. Foto, saya foto. Saya pengacara Poltak Tampubulon. Apa yang kalian lakukan? Masa berdiri aja? Amankan sana," teriak perekam video.

"Yang berdiri siapa, Pak?" balas Kapolsek Belawan.

"Ya ini buktinya. Itu gereja massa bakar," kata perekam video.

"Saya sudah ke depan tadi. Saya kena serang juga," ujar Daniel.

Penjelasan Polisi

Polda Sumut telah menjelaskan soal video itu. Menurut Polda Sumut, Daniel sedang menunggu bantuan karena melihat jumlah personel tidak sebanding dengan massa yang tawuran.

"Yang mungkin tidak dipahami oleh masyarakat. Tetapi yang jelas Kapolsek dengan anggota beberapa datang itu sudah berusaha untuk melerai sebenarnya. Hanya saja, pada saat dia datang itu jumlah kekuatannya tidak sebanding dengan jumlah massa yang terlibat tawuran," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi, Kamis (22/7).

Lihat juga video 'Dibubarkan Polisi, Tawuran di Makassar Pakai Bom Molotov-Anak Panah':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.