Penarikan Dubes di Australia Dinilai Berlebihan
Sabtu, 25 Mar 2006 02:30 WIB
Australia - Sikap Deplu yang menarik dubes RI untuk Australia Muhamad Hamzah Thayeb dinilai terlalu berlebihan. Sikap ini akan mengganggu hubungan dengan Australia."Itu adalah langkah serius dan sangat mengganggu," kata pemimpin kubu oposisi di Australia Kim Beazley seperti dilansir dari news.com.au, Jumat (24/3/2006). Kim menilai sikap Australia yang memberi visa sementara kepada 42 warga Papua tidak terkait dengan agenda merdeka. Ia yakin pemerintah Australia tetap mendukung Papua dalam NKRI. "Tidak ada agenda Australia untuk mendukung kemerdekaan wilayah itu," tegasnya. Karena itu, ia berpendapat langkah Deplu ini merupakan bentuk mispersepsi atas kebijakan Australia. "Saya pikir ini adalah suatu reaksi yang berlebihan," cetusnya.
(ton/)











































