Bejat! Pria di NTB Sekap-Perkosa Gadis Usai Korban Gagal Dijadikan TKW

Faruk Nickyrawi - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 17:06 WIB
Poster
Ilustrasi Pemerkosaan (Edi Wahyono/detikcom)
Mataram -

Dua orang pria berinisial F dan LS alias Karno di Nusa Tenggara Barat (NTB) berbuat bejat dengan memperkosa seorang gadis berusia 17 tahun. Kedua pelaku awalnya hendak menjual korban dengan iming-iming menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Timur Tengah, namun gagal.

"Pada bulan Mei 2021, tersangka F telah merekrut korban yang masih berusia 17 tahun dan direkrut untuk dipekerjakan ke luar negeri yaitu ke Negara timur tengah," ungkap Dirkrimum Polda NTB, Kombes Hari Brata dalam keterangannya pada wartawan, Kamis (22/7/2021).

Karena korban batal berangkat akibat terkendala pembuatan KTP Elektronik, kedua pelaku lantas menyekap korban dan memperkosanya. Aksi itu dilakukan tersangka selama beberapa pekan.

Hari mengungkapkan, kasus ini terbongkar dan dilaporkan ke Polresta Mataram pada 12 Juli 2021 dan dilimpahkan ke Polda NTB. F dan LS alias Karno langsung dijadikan tersangka.

Tersangka F yang merekrut korban, setelah itu memperkenalkan korban ke tersangka LS yang juga sebagai sponsor yang kemudian bertindak untuk membuatkan dokumen palsu berupa KTP dan kartu keluarga.

"Dimana tanggal lahir korban diubah yang semula 15 Februari 2004 menjadi 15 Februari 1998 serta alamat yang semula di Lombok Barat menjadi Lombok Timur," jelas Hari.

Setelah semua dokumen sudah jadi, korban bersama 6 calon PMI lainnya diberangkatkan ke Sumbawa Besar menggunakan mobil untuk pembuatan Paspor. Kemudian langsung diberangkatkan ke Jakarta.

Saat ini, paspor korban serta 3 temannya yang lain sudah jadi dan langsung dikirim ke Jakarta guna proses lanjut pemberangkatan ke Luar negeri. 3 korban lainnya tidak bisa dilakukan pembuatan paspor, karena adanya kendala perekaman di KTP Elektronik.

"Setelah pembuatan paspor, 7 korban ini termasuk PPD pulang ke Lombok. Selain PPD, 6 temannya bisa pulang ke rumah masing-masing, kecuali PPD, dikarenakan rumahnya jauh. Selama berada di rumahnya tersangka LS, korban beberapa minggu di sekap, korban di setubuhi oleh tersangka LS," terangnya.

(nvl/nvl)