Presiden Nilai Pemanggilan Dubes di Australia Tepat
Jumat, 24 Mar 2006 19:54 WIB
Jakarta - Departemen Luar Negeri menarik pulang Dubes RI untuk Australia, Teuku Mohamad Hamzah Thayeb. Presiden SBY menilai penarikan dubes langkah yang tepat."Presiden menilai tanggapan resmi yang disampaikan secara terbuka oleh Deplu dan Menko Polhukam sudah cukup," kata Menlu Hassan Wirajuda usai mengikuti rapat terbatas di Kantor Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (24/3/2006).Menurutnya, pemerintah belum menyiapkan langkah baru terkait pemberian visa sementara oleh Australia kepada 42 warga Papua. Hingga kini, pemerintah masih menunggu reaksi dari negeri kangguru itu."Karena memang belum menerima tanggapan apa-apa, kita tunggu saja perkembangan lebih lanjut," tandasnya.Pemerintah sangat menyesalkan sikap Aussie yang memberi izin tinggal tersebutu. Sebab, saat ini hubungan bilateral RI-Australia sangat baik. "Kita tentu menyesalkan kejadian ini tanpa mempertimbangkan kesensitifan bangsaIndonesia," tegasnya.Australia memberikan Temporary Protection Visa kepada 42 warga Papua. mereka adalah para pencari suaka politik. Hingga kini, pemerintah belum mengantongi identitas 42 warga Papua itu.
(ton/)











































