Cerita Bocah Vino, Sebatang Kara Usai Ortu Meninggal karena COVID-19

Suriyatman - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 16:53 WIB
Rumah tempat Vino menjalani isolasi mandiri usai ayah dan ibu meninggal akibat COVID-19. (dok. Istimewa)
Rumah tempat Vino menjalani isolasi mandiri usai ayah dan ibu meninggal akibat COVID-19. (Dok. Istimewa)
Kutai Barat -

Seorang bocah 10 tahun, Alviano Dava Raharjo alias Vino, di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim), harus hidup sebatang kara setelah kedua orang tuanya meninggal dunia akibat positif COVID-19. Begini cerita awal mula sekeluarga keluarga ini positif COVID-19,

Awalnya, orang tua Vino, Kino Raharjo (30) dan Lina Safitri (31), warga kampung Linggang, Desa Purwerejo, RT 04, Kecamatan Tering, Kutai Barat, Kaltim, terkonfirmasi positif COVID-19 usai berkunjung dari rumah temannya.

Oleh tim puskesmas yang memeriksa hasil PCR mereka, kedua orang tua Vino lalu diminta melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumah.

"Pada tanggal 10 Juli kemarin ayah Vino dinyatakan positif COVID-19," kata Slamet, petinggi Desa Kampung Linggang, Desa Purwerejo, kepada detikcom, Kamis (22/7/2021).

Selanjutnya, pada 12 Juli, menyusul ibu Vino yang positif COVID-19. Namun, pada 18 Juli, kondisi ibunya kian melemah dan mengalami sesak napas sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

"Si ibu punya riwayat penyakit asma, sehingga saat si ibu mengalami gejala sesak napas dan saat itu juga lagi mengandung 6 bulan maka oleh pihak puskesmas si ibu perawatannya dirujuk ke rumah sakit umum daerah," kata Selamet.

Saat si ibu dirawat, bapaknya yang tadinya menjalani isolasi mandiri di rumah akhirnya ikut menemani ibu Vino di rumah sakit dan bersama-sama menjalani isolasi di rumah sakit.

"Setelah sang istri meninggal dunia ternyata kondisi Kino Raharjo langsung drop dan akhirnya menyusul sang istri meninggal dunia, keduanya dimakamkan di pemakaman khusus COVID-19," kata Selamet.

Saat ini lanjut Slamet, Vino masih dirawat oleh kerabat bapaknya yang rumahnya tidak jauh dari kediaman orang tua Vino.

"Hingga saat ini kami masih belum bisa menyampaikan kematian orang tua Vino kepada Vino, apalagi saat ini bocah tersebut masih menjalani isolasi mandiri," jelas Selamet.

Banyaknya masyarakat yang simpati terhadap kondisi Vino membuat aparat desa membuka rekening atas nama Vino di Bank BPD Kaltim.

"Buat para dermawan yang ingin mambantu silahkan membantu melalui Rekening BPD Kaltim Nomor : 0115329791, Atas Nama Alviano Dava Raharjo," tutup Selamet.

Simak juga 'Anwar Fuady yang Kini Ditinggal Anak dan Istri karena COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]

(nvl/nvl)