Deplu Bantah Kirim Nota Protes Perang atau Pemutusan Diplomatik

Deplu Bantah Kirim Nota Protes Perang atau Pemutusan Diplomatik

- detikNews
Jumat, 24 Mar 2006 17:26 WIB
Jakarta - Departemen Luar Negeri (Deplu) membantah telah mengirimkan nota protes diplomatik kepada pemerintah Australia terkait diberikannya temporary protection visa kepada 42 warga Papua. Sebagai bentuk protes, Deplu telah menarik pulang Duta Besar Indonesia untuk Australia Hamzah Thayeb secepatnya. "Kita panggil Dubesnya. Itu bentuk protesnya," kata Juru Bicara Deplu Yuri Thamrin ketika dihubungi detikcom, Jumat (24/3/2006). Sebelumnya, Ketua KNPI Hasanuddin Yusuf mengutip pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, RI telah mengirimkan nota protes diplomatik kepada Australia yang berisikan pemutusan hubungan diplomatik atau perang. Yuri dengan tegas menyangkal pernyataan tersebut. Sebagai juru bicara Deplu, dia mengaku tidak pernah mengetahui mengenai nota protes tersebut. "Tidak ada itu. Itu dari mana. Kita sampaikan protes kepada Australia sesuai dengan press release yang kita berikan kepada wartawan," tegasnya. (nrl/)


Berita Terkait