Masih Isoman, Pria Bercadar Bawa PCR Istri Terbang ke Malut Belum Diperiksa

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 14:37 WIB
Salah seorang penumpang berinisial DW terbang dari Jakarta ke Ternate menggunakan hasil tes swab PCR istri untuk mengelabui petugas (ANTARA/Abdul Fatah)
Salah seorang penumpang berinisial DW terbang dari Jakarta ke Ternate menggunakan hasil tes swab PCR istri untuk mengelabui petugas (ANTARA/Abdul Fatah)
Jakarta -

Polisi belum memeriksa DW, pria yang terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, ke Ternate, Maluku Utara, memakai hasil tes PCR istri dan bercadar. Sebab, DW masih menjalani karantina.

"Belum (diperiksa), masih menjalani karantina," kata Kabid Humas Polda Malut, Kombes Adip Rojikan, saat dihubungi detikcom, Rabu (21/7/2021).

Adib mengatakan DW menjalani isolasi mandiri karena diketahui positif COVID-19 (Corona). "Karantina mandiri," ujarnya.

DW sebelumnya melakukan penerbangan dari Jakarta tujuan Ternate menggunakan maskapai Citilink. DW diduga memalsukan hasil swab PCR.

Kepala Operasional Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Ternate Muhammad Arif Gani membenarkan kejadian itu. DW diduga Dwi memalsukan dokumen PCR dengan menggunakan nama istrinya, Nurul. Kebetulan hasil PCR sang istri negatif Corona.

Arif menerangkan DW mengelabui petugas di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan memakai data diri istrinya dan memakai pakaian cadar. Namun, saat tiba di Bandara Baabullah Ternate, DW ketahuan setelah membuka cadar dan mengganti pakaian kemejanya di dalam toilet pesawat.

Sang pramugari langsung menghubungi pihak Bandara Sultan Baabullah Ternate untuk melakukan penahanan karena alasan DW yang mencurigakan. Petugas kesehatan di bandara langsung melakukan tes usap antigen dan hasilnya positif COVID-19.

"Setelah hasil positif COVID-19 pihak bandara langsung menghubungi tim Satgas Penanganan COVID-19 Kota Ternate, untuk melakukan evakuasi dengan memakai pakaian alat pelindung diri (APD), kemudian dibawa menggunakan mobil ambulans menuju rumah untuk melakukan isolasi mandiri dan akan diawasi oleh petugas Satgas," ujar Arif Seperti dilansir dari Antara, Minggu (18/7/2021),

Satgas Penanganan COVID-19 Kota Ternate akan melakukan koordinasi dengan pihak bandara serta instansi terkait untuk memperketat pengawasan di bandara. Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak maskapai penerbangan Citilink terkait kejadian ini.

Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma Marsma Nandang Sukarna mengatakan hasil PCR yang dibawa DW saat itu milik sang istri. Proses validasi dokumen kesehatan, seperti PCR, dilakukan oleh istri DW.

"Istrinya yang ke situ (security check), karena kalau kita kan beda dengan di Cengkareng, karena validasinya kan masih sendiri-sendiri meskipun satu jalur," kata Nandang saat dihubungi detikcom, Selasa (20/7).

Nandang mengatakan istri DW hanya membantu sampai proses pengecekan dokumen kesehatan. Setelah itu, istri DW memberikan dokumen yang sudah divalidasi oleh petugas kepada suaminya yang berpakaian seperti perempuan untuk selanjutnya dilanjutkan ke proses check-in.

"Iya (istri DW bantu sampai sebelum check-in) dia waktu memvalidasi dokumen kesehatan. Dia memberikan dokumen itu kepada suaminya dia mundur lagi ke belakang, dalam CCTV itu dia memberikan dokumen tersebut kepada suaminya, suaminya yang maju untuk masuk ke sana (check-in) dengan berpakaian ala perempuan," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.