RI-Aussie Didesak Putus Hubungan

RI-Aussie Didesak Putus Hubungan

- detikNews
Jumat, 24 Mar 2006 12:22 WIB
Jakarta - Sejumlah anggota DPR meminta pemerintah segera menarik Dubes RI untuk Australia. Tidak hanya itu, mereka juga mendesak pemutusan hubungan dengan Australia terkait pemberian visa tinggal sementara kepada 42 warga Papua.Para anggota DPR ini menilai perlunya sikap tegas yang harus diambil pemerintah. Sebab, pemerintah Australia terbukti tidak lagi menghargai hubungan baik antara kedua negara selama ini."Bukan hanya baru kali ini Australia mengobok-obok Indonesia, tapi sudah berkali-kali. Pemerintah tidak saja harus memanggil Dubes kita, tapi harus memutuskan hubungan diplomatik dengan Australia," cetus anggota Komisi I dari F-BPD Ali Muchtar Ngabalin.Hal itu disampaikan dia saat melakukan interupsi dalam rapat paripurna penutupan masa sidang ketiga tahun 2005-2006 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/3/2006).Menurut Ali, kasus ini sangat serius dan sudah mempermalukan wajah Indonesia di mata internasional. Karenanya, tuntutan prioritas DPR adalah mendesak pemerintah untuk mengambil sikap tegas atas sikap Australia itu."Ini tamparan memalukan di mata internasional, seakan-akan kita tidak lagi mempunyai kedaulatan," tegas Ali.Anggota Komisi I dari FPAN Djoko Susilo juga mendesak agar pemerintah bersikap tegas, karena Australia tidak lagi bersahabat dan tidak mengakui kedaulatan NKRI. Jika tidak, Indonesia akan terus dipermalukan dan dibuat mainan."Australia tidak lagi menghargai kita, harus diambil sikap yang jelas," ujar Djoko dalam interupsinya.Interupsi yang sama juga dilakukan anggota DPR dari FPKS Hilman Rasyad, kemudian Yudi Krisnandi dari FPG, dan Tjahjo Kumolo dari FPDIP.Menangggapi interupsi tersebut, Ketua DPR Agung Laksono memutuskan untuk meminta pemerintah menarik Dubes Indonesia dan memanggil Menlu Hassan Wirajuda untuk dimintai klarifikasi.Keputusan pimpinan DPR ini diamini seluruh peserta sidang rapat paripurna tersebut. Agung sendiri dalam keputusannya itu sempat menyatakan, Australia tidak menunjukkan persahabatan dengan Indonesia dan dikhawatirkan akan mengganggu hubungan bilateral selama ini.Sebelumnya Menlu Hassan Wirajuda di kantornya menyatakan protes keras dan akan secepatnya memanggil pulang Dubes RI untuk Australia. Namun soal putusnya hubungan RI-Australia, Hassan belum membicarakan sejauh itu. (zal/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads